banner 970x250

Ustadz Zaitun Rasmin : Kelolalah Negara dengan Metode Benang

Kelolalah Negara dengan Metode Benang
KH Muhammad Zaitun Rasmin
banner 800x800

Daftar Donatur Peduli Semeru 2021

NoNamaJumlah Donasi
1PW IPHI Jawa TengahRp. 100.000.000
2Dr. H. Hotbonar SinagaRp. 5.000.000
3IPHI Kota BogorRp. 23.000.000
4IPHI PROV BaliRp. 8.000.000
5M. JhoniRp. 4.000.000
6Buchory MuslimRp. 300.000
7Ika DalimoenteRp. 500.000
8SyaefurrahmanRp. 500.000
9Kemas AbdurrohimRp. 200.000
10Ismed Hasan PutroRp. 5.000.000
11Dr. Abidinsyah SiregarRp. 1.000.000
12PW IPHI JatengBeras 1 ton
13A Yani BasukiRp. 1.500.000
14Gatot SalahuddinRp. 500.000
15Sella ArindaRp. 20.000
16Erma annisaRp. 50.000
17HanafiRp. 15.000
18Zakki AshidiqiRp. 100.000
19Pelangi RizqiaRp. 50.000
20Faishal Khairy SentosaRp. 100.000
21Seftario VirgoRp. 50.000
22Detia IndriantiRp. 50.000
23Rizky Pratama Putra SudrajatRp. 50.000
24Annisa Dwita KurniaRp. 50.000
25Hammad Ilham BayuajiRp. 150.000
26WafiqohRp. 50.000
27Saskia RamadhaniRp. 100.000
28Ahmad Betarangga AdnanRp. 30.000
29AlifaRp. 22.000
30GhozanRp. 30.000
31Arnetta Nandy PradanaRp. 70.000
32Salsa Marshanda FARp. 40.000
33Zaki HasibuanRp. 50.000
34Bunga Nisa ChairaRp. 50.000
35Aprilia Nur'aini RizRp. 20.000
36Tasyah Syahriyah NingsihRp. 25.000
37Richy Zahidulaulia Qur'anyRp. 50.000
38Eko SetiawanRp. 100.000
39Nidya waras sayektiRp. 100.000
40Fadilla ChesianaRp. 50.000
41Fadli Yushari EfendiRp. 300.000
42Versi Aulia DewiRp. 50.000
43Muhammad Riduan NurmaRp. 100.000
44Yahya AyyasRp. 100.000
45Meisya Nabila ZahraRp. 20.000
46Almeira Khalinda NoertjahjonoRp. 25.000
47Ammar Fayyat Rp. 50.000
48Ifham Choli Rp. 500.000
49Friska Frasa GemilangRp. 100.000
50Putri DewiRp. 100.000
51Nur ApriziyyahRp. 200.000
52Kusnadi Rp. 100.000
53Erlan Maulana IskandarRp. 150.000
54Nur AzizahRp. 150.000
55Jandri CharlesRp. 50.000
56Delvya Gita MarlinaRp. 125.000
57Samsir IsmailRp. 1.000.000
58Sri PujiyantiRp. 300.000
59Azkia RachmanRp. 50.000
60Arif SutadiRp. 100.000
61Faisal BaihakiRp. 150.000
62Ibu Fadillah IPHI PamekasanRp. 750.000
63Monita Bela DamayantiRp. 250.000
64AnnisaRp. 50.000


Hajinews.id — Dalam acara Catatan Demokrasi TV One bertajuk “UU Ciptakerja Inkonstitusional Tapi Tetap Berlaku” pada hari Selasa (30/11/2021) malam, Pimpinan Umum Wahdah Islamiyah KH Muhammad Zaitun Rasmin memberikan tips dalam mengelola negara.

Salah satu tipsnya disampaikan oleh Ustadz Zaitun di Penghujung acara, yakni metode seni seutas benang.

Bacaan Lainnya


banner 400x400

Dalam kesempatan tersebut, ia mengatakan jika suksesi kepemimpinan Mu’awiyah bin Abi Sofyan dalam memimpin kaum muslimin karena ia mempunyai keahlian dalam mengelola seutas benang.

“Ketika terjadi goncangan kepemimpinan di era Utsman bin Affan Radiyallahu ‘anhu maka Mu’awiyah tampil menyatukan kaum muslimin. Ia mengatakan modalnya hanya seutas benang. Saya pegang di ujungnya, sementara ujung yang lain dipegang oleh rakyat saya. Jika rakyat menarik benang itu, maka saya sebagai pemimpin harus mengulurnya,” kata Ustadz Zaitun.

Maka menurutnya, seni mengelola seutas benang agar jangan sampai putus inilah yang penting. Pemimpin harus mau mendengarkan aspirasi rakyatnya.

“Jika rakyat benar maka pemimpin harus legowo mendengar. Jika rakyat yang keliru maka bisa saja hukum ditegakkan,” ujarnya.

Terkait masalah upah yang menjadi salah satu topik pembicaraan, Ustadz Zaitun berpesan agar para investor bisa menunaikan hak buruh sebagaimana mestinya.

Namun dalam hal ini, diperlukan kajian lebih mendalam, sebab tak semua perusahaan berjalan dengan normal setelah setahunan lebih dihantam pandemi.

“Rasulullah juga tidak serta merta menetapkan harga. Perlu ada kajian, pemimpin itu harus mendengarkan aspirasi di beberapa sisi. Agar kebijakan yang disampaikan bisa berlaku adil sebagaimana mestinya,” urainya.

Terakhir ia menambahkan, agar rakyat tak selalu mengedepankan prasangka buruk kepada pemimpinnya.

Sementara bagi pemimpin, Ustadz Zaitun mengingatkan agar mereka tak membuat celah untuk diprasangkai.

“Jangan sampai rakyat berprasangka yang tidak-tidak karena pemimpinnya selalu membuat kebijakan yang berpeluang diprasangkai buruk,” pungkasnya.[wh]

banner 400x333

Pos terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.