Hikmah Malam : 5 Amalan yang Bantu Selamatkan Muslim dari Pertanyaan di Alam Kubur

Foto: Antara
banner 800x800

banner 800x800



 

Hajinews.id – Setiap manusia akan selesai dengan urusannya di dunia dan kembali kepada Allah SWT. Sebelum ditentukan surga atau neraka untuknya, disebutkan manusia mesti menjawab lebih dulu pertanyaan malaikat Munkar dan Nakir di alam kubur seputar ketaatan dan keimanannya selama di dunia.

Bacaan Lainnya


banner 400x400

Datangnya malaikat di alam kubur pun sesuai dengan amalan manusia semasa hidup. Jika manusia termasuk dalam golongan penuh dosa, malaikat akan datang dengan kemarahan. Namun, jika manusia memiliki iman tinggi terhadap Allah SWT, malaikat pun turut bersuka cita.

Tentu semua umat muslim ingin mendapat perlindungan setelah meninggal. Untuk itu, berikut beberapa amalan yang dapat membantu menyelamatkan manusia dari siksaan pertanyaan di alam kubur.

1.Banyak berzikir mengingat Allah SWT semata

Dalam Al Qur’an, Allah SWT telah memerintahkan kepada seluruh manusia untuk hanya menyembah dan mengingat kepada-Nya. Salah satu caranya dengan memperbanyak membaca tasbih atau berzikir. Baik usai salat maupun saat melakukan aktivitas lainnya.

Selain sebagai wujud keimanan dan mengesakaan Sang Pencipta, umat muslim ketika di alam kubur pun akan mendapat pertanyaan pertama yakni man rabbuka (siapa Tuhanmu). Bila semasa hidup, seseorang sering berzikir dengan sepenuh hati mengingat Allah SWT semata, niscaya akan mendapat kelapangan dan dimudahkan menjawab pertanyaan tersebut.

2.Menjaga salat lima waktu

Pertanyaan selanjutnya: Ma dinuka (apa agamamu)? Hanya golongan umat muslim yang tidak pernah meninggalkan salat lima waktu lah yang dapat menjawab dengan tepat.

Hal tersebut lantaran salat merupakan salah satu rukun Islam, menjadi sarana mendekatkan diri kepada Sang Pencipta serta mengingat Ka’bah sebagai kiblatnya.

Dikutip dari kitab Hidayatul Murid oleh Syeikh Ibrahim Al Laqqani, orang yang suka menyendiri dalam rangka meningkatkan keimanan kepada Allah SWT dan menjauhi keriuhan dunia, ialah orang yang terhindar dari pertanyaan di alam kubur.

Dalam Al Qur’an, Allah SWT telah memerintahkan umat-Nya untuk selalu menjaga kelengkapan salat. Sebab, salat menjadi penolong atas pertanyaan aina qiblatuka (di mana kiblatmu), serta amalan yang pertama kali dihisap di hari kiamat.

3. Sering bersalawat untuk Rasulullah SAW

Pertanyaan di alam kubur selanjutnya yakni man nabiyyuka (siapa nabimu). Umat muslim yang sering bersalawat untuk Rasulullah SAW tentunya dapat dengan mudah menjawabnnya. Sebagaimana diwahyukan dalam surah Al Ahzab ayat 56 yang berbunyi:

اِنَّ اللّٰهَ وَمَلٰۤىِٕكَتَهٗ يُصَلُّوْنَ عَلَى النَّبِيِّۗ يٰٓاَيُّهَا الَّذِيْنَ اٰمَنُوْا صَلُّوْا عَلَيْهِ وَسَلِّمُوْا تَسْلِيْمًا

Innallāha wa malā’ikatahu yussalluna’alan-nabiyyi, yā ayyuhalladzīna āmanus sallu’alaihi wa sallimu taslīmā.

Artinya: Sesungguhnya Allah SWT dan para malaikat bersalawat untuk Nabi (Muhammad SAW). Wahai orang-orang yang beriman! Bersalawatlah kamu untuk Nabi dan ucapkan salam dengan penuh penghormatan kepadanya.

Dengan rutin bersalawat, nama Rasulullah SAW akan selalu terpatri di hati dan benak, yang akan menjadi penolong kelak di alam kubur.

4.Mempelajari dan mengamalkan Al Qur’an

Al Qur’an sebagai petunjuk hidup umat muslim akan menjadi penolong di akhirat kelak. Dengan catatan, gemar mempelajari dan mengamalkannya. Karena di alam kubur, malaikat Munkar dan Nakir pun akan mengajukan pertanyaan ma kitabuka (apa kitabmu).

Diriwayatkan Bazzar dalam kitab La’aali Masnunah, ketika mukmin yang meninggal mulai dikafani, datang seseorang dalam wujud tampan dan berdiri di antara dada dan kain kafan. Lalu, orang tersebut berkata kepada mukmin di alam kubur, “Aku adalah Al Qur’an yang kadang kamu baca dengan suara keras dan kadang lirih. Jangan khawatir, setelah menghadapi pertanyaan malaikat ini kamu tidak akan mengalami kesulitan.”

Untuk itu, dekat dengan Al Qur’an dan mengamalkannya dalam kehidupan sehari-hari sudah menjadi kewajiban bagi umat muslim. Selain agar terhindar dari marabahaya, juga didekatkan dengan kebaikan yang diridai Allah SWT.

5.Menjaga tali silaturahmi dengan sesama umat muslim

Pertanyaan terakhir yang diajukan malaikat Munkar dan Nakir adalah tentang man ikhwanuka (siapa saudaramu). Sebagaimana hadis riwayat dari Ibnu Majah, Rasulullah SAW bersabda, “Wahai manusia, tebarkanlah salam, berilah makanan, sambunglah tali persaudaraan, tunaikanlah salat di malam hari ketika menusia terlelap, maka niscaya kalian akan masuk surga dengan selamat.”

Hadis tersebut dimaksudkan agar semasa hidup sesama umat muslim mesti menjaga tali silaturahmi, saling menolong saat dalam kesulitan, dan menjauhkan diri dari perbuatan menggunjing. Karena sesama umat muslim ialah saudara, tiada perbedaan di mata Allah SWT selain ketakwaan terhadap-Nya. Dengan begitu, niscaya akan mudah melalui pertanyaan satu ini di alam kubur.

Itulah beberapa amalan yang akan membantu menyelamatkan umat muslim dari pertanyaan di alam kubur. Selagi masih ada waktu dan diberi kesehatan, yuk jangan malas untuk melaksanakannya perlahan secara rutin. Tentu dibarengi dengan amalan-amalan lain seperti sedekah dan berbakti kepada orang tua juga.

 

banner 400x333

Pos terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *