Hikmah Malam : 5 Orang yang Diblokir dari Hidayah Allah

banner 800x800

banner 800x800



 

Hajinews.id – Dalam al-Qur`an ada informasi menarik tentang 5 orang yang diblokir dari hidayah Allah. Siapa saja orangnya? Berikut ini penjelasannya.

Bacaan Lainnya


banner 400x400

Pertama, kaum yang zalim.
وَاللَّهُ لَا يَهْدِي الْقَوْمَ الظَّالِمِينَ

“dan Allah tidak memberi petunjuk kepada kaum yang zalim.” (QS. Al-Baqarah [2]: 258)

Terkait ayat ini Teungku Hasbi Ash-Shiddieqy menafsirkan bahwa kaum zalim di sini maksudnya adalah orang-orang yang enggan menerima hidayah dan tidak mau memperhatikan dalil-dalil kebenaran dan tunduk kepada thagut, tidak mempergunakan akal karena mengikuti hawa nafsu. Orang demikian, disebut telah menzalimi diri sendiri dan tak akan diberi hidayah oleh Allah.

Kedua, orang-orang kafir.
وَاللَّهُ لَا يَهْدِي الْقَوْمَ الْكَافِرِينَ

“Dan Allah tidaklah memberikan petunjuk kepada orang yang kafir.” Menurut Buya Hamka dalam tafsir Al-Azhar orang kafir dalam ayat ini adalah yang tidak percaya sungguh-sungguh kepada Allah dan hari akhirat. Orang demikian, kalau memberi sesuatu kepada manusia, ada pamrih mengharap pujian. Ketika tak dipuji, dia berhenti bersedekah.

Ketiga, orang-orang yang fasik.
وَاللَّهُ لَا يَهْدِي الْقَوْمَ الْفَاسِقِينَ

“Dan Allah tiada menunjuluki kaum yang fasik.” (QS. Al-Ma`idah [5]: 108) Hassan menafsirkan orang yang fasik sebagai orang yang durhakan. Sedangkan dalam tafsir Al-Muyassar dijelaskan bahwa yang dimaksud orang yang fasik adalah yang keluar daru jalur ketaatan kepada Allah Ta’ala.

Keempat, pendusta dan ingkar.
إِنَّ اللَّهَ لَا يَهْدِي مَنْ هُوَ كَاذِبٌ كَفَّارٌ

“Sesungguhnya Allah tidak memberi petunjuk kepada pembohong yang ingkar.” (QS. Az-Zumar [39]: 3) Dalam tafsir Al-Jalalain dijelaskan maknanya: “Sesungguhnya Allah tidak menunjuki orang yang pendusta,” yaitu orang yang mengatakan terhadap Allah, bahwa Dia mempunyai anak, “lagi sangat ingkar” karena menyembah kepada selain-Nya.

Kelima, malampaui batas dan pendusta.
إِنَّ اللَّهَ لَا يَهْدِي مَنْ هُوَ مُسْرِفٌ كَذَّابٌ

“Sesungguhnya Allah tadak memberi petunjuk orang yang melewati batas, pendusta.” (QS. Ghafir [40]: 28) Dalam catatan kaki tafsir Al-Furqan dijelaskan: “Janganlah kamu terturut Fir’an yang melewati batas dan pendusta, karena orang yang begitu tidak dipimpin oleh Allah.” Maksudnya tidak diberi hidayah oleh Allah Ta’ala.

Dari beberapa keterangan tafsir tersebut, dalam Al-Qur`an ada beberapa orang yang diblokir dari hidayah Allah, di antaranya: orang zalim, kafir, fasik, pendusta-ingkar dan melampaui batas sekaligus pendusta. Semoga penulis dan pembaca bisa terhindar dari kelima kriteria ini agar bisa mendapat hidayah dari Allah Ta’ala.

banner 400x333

Pos terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *