Dokter Pandu Riono Sebut Gelombang Ketiga Covid-19 Tak Berbasis Data, Penanganan Pandemi Jokowi Dipertanyakan

banner 800x800

banner 800x800



 

Jakarta, Hajinews.id – Epidemiolog asal Universitas Indonesia, Dokter Pandu Riono mengungkapkan, prediksi gelombang ketiga Covid-19 di Indonesia tak berbasis data.

Bacaan Lainnya


banner 400x400

Bahkan Dokter Pandu Riono menyebut bahwa gelombang ketiga Covid-19 yang diprediksi akan memuncak pada akhir tahun 2021 di Tanah Air hanyalah sebatas asumsi dan kecemasan belaka.

“Ketakutan berlebihan terhadap gelombang ke 3 yg diprediksi tapi tidak berdasarkan data epidemiologi, hanya asumsi dan kecemasan belaka,” kata
Dokter Pandu Riono, dikutip hajinews.id dari akun Twitter @drpriono1 pada Minggu, 21 November 2021.

Karena hal ini, Dokter Pandu Riono pun mempertanyakan kebijakan penanganan pandemi di bawah pemerintahan Presiden Joko Widodo atau Jokowi.

Terlebih, Dokter Pandu Riono melihat kebijakan Pemberlakuan Pembatasan Kegiatan Masyarakat (PPKM) Level 3 di seluruh wilayah di Indonesia sebagai kebijakan yang membuta.

“Kebijakan yg membuta, dengan PPKM Level 3 di seluruh Indonesia. Entah siapa sebenarnya komandan penanggulangan pandemi di Indonesia? @jokowi,” ujarnya.

Sebagai informasi, sebelumnya Menteri Koordinator Bidang Pemberdayaan Manusia dan Kebudayaan (Menko PMK) Muhadjir Effendy mengatakan, pemerintah akan memberlakukan PPKM Level 3 selama perayaan libur Natal dan Tahun Baru 2022.

Menurut Muhadjir Effendy, pemberlakukan PPKM Level 3 ini akan dilaksanakan di seluruh wilayah di Tanah Air dengan tambahan pengetatan.

Muhadjir Effendy menjelaskan, tujuan diberlakukannya PPKM Level 3 di seluruh wilayah di Indonesia ini adalah untuk menekan angka kasus Covid-19.

Selain itu, hal tersebut dinilai dapat mencegah terjadinya gelombang ketiga Covid-19 di dalam negeri.

banner 400x333

Pos terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *