Arab Saudi Menyebut Indonesia Adalah Prioritas Dalam Masalah Haji dan Umrah

Indonesia Adalah Prioritas Dalam Masalah Haji dan Umrah
Kemenag Bahas Umrah dengan Menteri Haji Saudi
banner 800x800

banner 800x800



Pemerintah Indonesia dan pihak Saudi disebut akan terus melakukan diskusi terkait pelaksanaan ibadah umrah secara intensif. Kemenag RI akan menyusun skenario dan timeline pemberangkatan jemaah umrah.

Bacaan Lainnya


banner 400x400

Hajinews.idMenteri Agama Yaqut Cholil Qoumas telah bertemu langsung dengan Menteri Haji dan Umrah Arab Saudi, H.E Tawfiq F. Al-Rabiah, di Makkah pada Senin (22/11). Yaqut lantas mengungkapkan bahwa pembicaraan dengan otoritas haji dan umrah Saudi tersebut mengalami kemajuan yang menggembirakan.

“Alhamdulillah, hari ini saya bertemu dengan Menteri Haji dan Umrah Arab Saudi Tawfiq F. Al-Rabiah di Makkah,” ujar Yaqut usai pertemuan. “Menteri Tawfiq mengatakan bahwa Indonesia adalah prioritas dalam masalah haji dan umrah.”

Yaqut pun berharap agar jemaah Indonesia bisa segera menunaikan ibadah umrah. “Kita sangat berharap semoga hal itu tidak lama lagi,” katanya.

Pemerintah Indonesia dan pihak Saudi disebut akan terus melakukan diskusi terkait pelaksanaan ibadah umrah secara intensif. Kemenag RI disebut akan menyusun skenario dan timeline pemberangkatan jemaah umrah.

Dalam pengaturan pelaksanaan umrah kali ini, penerapan protokol kesehatan alias prokes akan menjadi aspek yang paling penting. Nantinya rumusan tersebut akan disampaikan ke Kementerian Haji Saudi untuk dipelajari.

“Menteri Haji tadi mengapresiasi progress pembahasan awal yang sudah dilakukan Wakil Menteri Haji dengan tim Kemenag,” jelasnya. “Kita berharap semoga persiapan lanjutan baik di Saudi dan Tanah Air bisa segera selesai sehingga penyelenggaraan umrah bisa segera dibuka.”

Dalam kesempatan tersebut, kedua Menteri ini tidak hanya membahas penyelenggaraan umrah saja. Mereka juga mendiskusikan upaya peningkatan kerjasama bilateral dalam bidang haji dan umrah.

“Kami memiliki visi yang sama dalam meningkatkan kerja sama seperti di bidang manasik haji atau penyuluhan secara terpadu,” pungkas Yaqut.

Sebelumnya, Yaqut juga telah menemui Gubernur Makkah Khalid bin Faisal Al Saud pada Minggu (21/11). Dalam pertemuan tersebut, Menag Yaqut menyampaikan perkembangan penanganan COVID-19 di Tanah Air dan persiapan keberangkatan jemaah umrah asal Indonesia.

Sementara itu, Gubernur Makkah sendiri menyambut baik kunjungan Yaqut tersebut. Sang Gubernur menyampaikan komitmennya untuk memberikan pelayanan pada jemaah umrah dan haji Indonesia. [tdy]

 

banner 400x333

Pos terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *