Tentara, Kau Milik Rakyat !

Tentara
Tentara


Oleh : Ahmad Khozinudin, Sastrawan Politik

Hajinews.id – Hai Tentara, kau lahir dan dibesarkan dari rahim rakyat. Dibentuk untuk melindungi segenap Rakyat, digaji dari uang rakyat.

Bacaan Lainnya


banner 400x400

Panglima tertinggi mu memang Presiden, tapi pemilik mu adalah rakyat. Panglima mu bisa berikan komando untuk melawan musuh, tapi tidak untuk melawan rakyat.

Tentara ! Kau dulu bukan siapa-siapa, karena rakyat lah, pangkat dipundak mu menyemat. Tugasmu melayani dan melindungi rakyat, bukan menjadi kacung kekuasaan.

Tentara, ketahuilah ! Panglima mu bisa berganti, presiden mu bisa berganti, tapi rakyat mu tak pernah berganti. Bhakti mu kepada rakyat, bukan kepada Presiden.

Kau digaji dari uang rakyat, bukan uang presiden. Sepatu mu, seragam mu, senjata mu, sampai asrama yang kau tinggali, itu semua dari keringat rakyat. Bukan keringat presiden.

Lantas, siapa yang hendak merebut mu ? merampas mu dari rakyat ? menjauhkan mu dari rakyat ? dan menjadikan mu sebagai ‘GEDIBAL KEKUASAAN’ ?

Mereka itulah, antek penjajah. Mereka itulah, para pengkhianat Negara. Mereka itulah, perusak hubungan antara tentara dan rakyat.

Tentara ! Kau dulu berasal dari rakyat. Saat pensiun datang, kau pun akan kembali kepada rakyat.

Kau bukan anak kandung presiden, tapi kau anak kandung rakyat. Kau, bukan berasal dari Presiden, tidak pula akan kembali kepada presiden. Kau, datang, kembali, hidup dan mati bersama rakyat.

Tentara, banggaku atas bhaktimu kepada rakyat. Doaku, atas tugasmu yang melayani dan melindungi rakyat. Presiden hanya simbol formal, sementara secara hakekat panglima tertinggi mu adalah rakyat.

Maka rukun lah bersama rakyat. Berjuang lah bersama rakyat. Menyatulah bersama rakyat, untuk melawan segala bentuk penjajahan. Karena penjajahan, baik dilakukan oleh asing maupun pribumi, tetap harus dienyahkan dari muka bumi ini.

banner 400x333

Pos terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *