Sebut Anies Tak Perlu Ditakuti, Geisz: Dia Tak Punya Partai dan Dana, Hanya Punya Prestasi demi Prestasi

Warganet Resah, Akun Instagram Anies Baswedan Diserbu Permintaan Lockdown. (Foto: MNC Media)


 

Jakarta, Hajinews.id  – Pegiat media sosial, Geisz Chalifah mengatakan bahwa Anies Baswedan tak perlu ditakuti sebab Gubernur DKI Jakarta itu tak punya partai dan dana.

Bacaan Lainnya


banner 400x400

Menurut Geisz Chalifah, Anies Baswedan hanya memiliki prestasi demi prestasi yang ia raih selama berkarier.

Ia mengatakan itu sebagai respons terhadap politikus PDIP sekaligus Ketua DPRD, Prasetyo Edi Marsudi yang meminta Anies berhenti berbohong soal diundurnya pelaksanaan Pilkada 2022.

Pertama, Geisz menyindir bahwa Prasetyo dan koleganya di DPRD DKI lebih baik melaksanakan tugas kewajibannya.

“Yang kedua, Anies tak punya partai, tidak punya dana. Dia hanya punya prestasi demi prestasi. Nggak usah takut terhadap Anies. Biasa-biasa aja,” ujar Geisz dalam Apa Kabar Indonesia Malam tvOne, Selasa, 12 Oktober 2021, dilansir dari VIVA.

Geisz menambahkan bahwa dari hasil survei, sudah terlihat yang diduganya sudah mendegradasikan Anies dengan mengutak-atik angka elektabilitas.

“Contohnya, Anies tiba-tiba surveinya jadi nomor 4. Kan, kita bisa mentertawakan itu sambil kita bertepuk tangan,” ujarnya.

Geisz Chalifah menilai bahwa yang berbohong justru adalah Prasetyo sendiri.

Selain itu, menurutnya, Prasetyo sengaja menggunakan diksi pembohong untuk menyerang Anies.

Padahal, kata Geisz, Anies tak pernah mengeluarkan sepatah kata pun menanggapi jadwal Pilkada DKI yang diundur jadi 2024.

“Cari satu kalimat saja Anies yang mengomentari tentang diundurnya pilkada. Ada nggak? Tidak ada sama sekali. Tapi, Pras menariknya ke sana. Kenapa?” ujarnya.

Geisz lantas menduga bahwa manuver Prasetyo itu untuk menutupi langkah kebohongannya yang ngotot memasukkan interpelasi Formula E dalam rapat Badan Musyawarah (Bamus) DPRD DKI.

Terkait ini, ia mempertanyakan cara Prasetyo yang berujung protes dari 7 fraksi lain di DPRD DKI.

“Hingga fraksi-fraksi melaporkan dia ke Dewan Kehormatan. Kelakuan pembohong ya begitu. Mengatakan orang lain pembohong yang pembohong dia sendiri,” jelasnya.

banner 400x333

Pos terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *