Fatwa MUI: Vaksin COVID-19 Zifivax Halal dan Suci

Sekretaris Komisi Fatwa MUI, Asrorun Niam. Foto: Dok Twitter


 

 

Bacaan Lainnya


banner 400x400

Jakarta, Hajinews.id – Majelis Ulama Indonesia (MUI) dan Komite Fatwa MUI menyatakan vaksin COVID-19 Zifivax dari China halal dan suci. Hal ini dikemukakan MUI setelah melakukan serangkaian kajian terhadap vaksin Zifivax.

MUI menegaskan, vaksin tersebut dapat digunakan dengan syarat terjamin keamanannya menurut ahli dan lembaga yang kredibel dan kompeten.

“Vaksin COVID produksi Anhui Zhifei Longcom Biopharmaceutical suci dan halal karena dalam proses produksinya memenuhi standar halal dan juga tidak ditemukan penggunaan material yang haram,” ujar Ketua MUI Bidang Fatwa Asrorun Niam Soleh dikutip dari YouTube tvOne, Minggu, 10 Oktober 2021.

Asrorun mengatakan, vaksin Zifivax ini dinyatakan halal dan suci setelah dilakukan pengkajian dari aspek teknis dan syar’i oleh tim auditor MUI.

“Di dalam proses produksinya memenuhi standar halal dan juga tidak ditemukan penggunaan material yang haram dan najis,” ujarnya.

Fatwa ini mulai berlaku pada tanggal ditetapkan yaitu 28 September 2021. Akan tetapi MUI menyebut jika di kemudian hari ternyata terdapat kekeliruan, akan diperbaiki dan disempurnakan sebagaimana mestinya.

MUI memberikan rekomendasi kepada pemerintah agar memprioritaskan pengadaan vaksin Covid-19 yang halal semaksimal mungkin.

banner 400x333

Pos terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *