Malah Izinkan Pakai APBN, Jokowi Terjebak Jebakan Kereta Cepat China



Hajinews.id — Mantan Sekretaris Kementerian BUMN, Muhammad Said Didu (MSD) menyoroti inkonsistensi Presiden Joko Widodo (Jokowi) dalam pembangunan proyek kereta cepat Jakarta-Bandung.

MSD menilai pemerintah Jokowi kini terjebak dalam proyek raksasa yang disebutnya proyek Kereta Api Cepat China.

Bacaan Lainnya


banner 400x400

Soalnya kata MSD, Jokowi yang mulanya enggan menggunakan APBN untuk pembangunan proyek tersebut, kini justru merestui anggaran negara turut digunakan.

“Jebakan proyek kereta api cepat China semakin dalam,” kata MSD dalam cuitannya dikutip, Sabtu (9/10).

Ia menilai bahwa proyek yang kini ditangani Menko Marves Luhut Binsar Pandjaitan itu selain tidak layak juga biayanya kian melonjak.

“Selain tidak layak, biaya melonjak, sebelumnya dijanjikan tidak akan pake uang rakyat lewat APBN – akhirnya berubah jadi gunakan APBN,” jelas MSD.

Dalam cuitan terpisah, MSD mengungkapkan bahwa proyek Kereta Cepat Jakarta-Bandung kini memasuki persoalan serius.

Hal itu kata dia, terlihat dengan pergantian Ketua Komite yang semula dipegang Airlangga Hartarto kini beralih ke Luhut.

“Proyek Kereta Api Cepat Bdg – Jakarta masuki persoalan serius,” ungkapnya.

“Ini ditunjukkan digantinya Ketua Komite dari pak Airlangga ke pak Luhut,” tegasnya.(dbs)

banner 400x333

Pos terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *