Inilah Makanan yang Harus Dihindari Penderita Penyakit Ginjal dan Diabetes, Salah Satunya Daging Olahan

Inilah Makanan yang Harus Dihindari Penderita Penyakit Ginjal dan Diabetes, Salah Satunya Daging Olahan
Inilah Makanan yang Harus Dihindari Penderita Penyakit Ginjal dan Diabetes, Salah Satunya Daging Olahan


Hajinews.id Makanan yang harus dihindari penderita penyakit ginjal dan diabetes, Salah satunya daging olahan.

Ginjal berfungsi menyaring darah, membuang produk limbah, menghasilkan hormon, menjaga tulang kuat, mengatur keseimbangan cairan, dan mengatur tekanan darah.

Bacaan Lainnya


banner 400x400

Ginjal bisa rusak dan menjadi kurang efisien seiring waktu. Dewasa ini penyakit ginjal diderita kurang lebih 10 persen orang dewasa di seluruh dunia.

Ada beragam faktor dan kondisi kesehatan, termasuk diabetes, dapat meningkatkan risiko penyakit ginjal.

Kadar gula darah tinggi yang berkepanjangan dapat merusak pembuluh darah, termasuk yang ada di ginjal.

Sebanyak 1 dari 3 orang dewasa dengan diabetes pun memiliki penyakit ginjal.

Menurut para pakar kesehatan, pedoman diet untuk penyakit ginjal dan diabetes bervariasi berdasarkan stadium penyakit ginjal.

Tujuannya mencegah penumpukan berbagai bahan kimia, nutrisi, dan produk limbah dalam darah untuk menjaga fungsi ginjal.

Orang dengan penyakit ginjal dan diabetes harus memantau asupan gula dan mineral natrium, kalium, dan fosfor. Umumnya, orang dengan penyakit ginjal harus mengonsumsi tidak lebih dari 2.300 mg masing-masing natrium.

Mereka pun harus memantau asupan kalium dan fosfor mereka sesuai saran dokter.

Pedoman Prakarsa Kualitas Hasil Penyakit Ginjal (KDOQI) terbaru dari National Kidney Foundation tidak menetapkan batasan khusus pada kalium atau fosfor.

Orang dengan penyakit ginjal juga harus memantau asupan proteinnya karena ginjal mungkin kesulitan menyaring produk limbah dari metabolisme protein.

Sementara orang dengan penyakit ginjal stadium akhir mungkin membutuhkan lebih banyak protein. Kebutuhan nutrisi bagi penderita penyakit ginjal berbeda-beda tergantung seberapa parah penyakitnya.

Profesional kesehatan dan ahli diet terdaftar dapat memberi tahu tentang kebutuhan protein dan nutrisi lainnya.

Berikut daftar makanan yang harus dihindari penderita penyakit ginjal dan diabetes.

1. Daging olahan

Daging olahan dibuat dengan cara mengeringkan, mengasinkan, mengawetkan, atau mengasapi daging untuk meningkatkan rasa, tekstur, dan umur simpannya.

Bacon, daging deli, sosis, dan dendeng adalah beberapa jenis daging olahan yang umum. Karena daging olahan biasanya diasinkan, mereka memiliki kandungan natrium yang tinggi.

Misalnya, porsi standar 3 ons (85 gram) bacon mengandung 1.430 mg sodium, yang hampir 62 persen dari kebutuhan sodium harian Anda dengan penyakit ginjal.

Makanan tinggi natrium tidak ideal untuk penderita penyakit ginjal dan diabetes karena kelebihan natrium dapat secara signifikan membebani ginjal.

Kondisi ini dapat meningkatkan tekanan darah dan menyebabkan penumpukan cairan di tempat-tempat seperti pergelangan kaki, di sekitar jantung, dan paru-paru.

Alih-alih daging olahan, pilih potongan daging tanpa kulit seperti fillet dada ayam yang mengandung lebih sedikit natrium.

Namun, seperti semua makanan kaya protein, makanlah dalam jumlah sedang berdasarkan stadium penyakit ginjal.

2. Soda berwarna gelap

Soda terutama varietas berwarna gelap, tidak ideal untuk penderita penyakit ginjal dan diabetes.

Soda berwarna gelap mengandung fosfor, yang digunakan untuk mencegah perubahan warna, memperpanjang umur simpan, dan menambah rasa.

Kebanyakan soda berwarna gelap mengandung 90-180 mg fosfor per porsi 12 ons (355-mL).

Meskipun ini mungkin tidak tampak banyak dibandingkan dengan batas atas harian, soda mengandung jenis fosfor yang berbeda dari yang ditemukan secara alami dalam makanan.

Itu tidak terikat pada protein tetapi muncul dalam bentuk garam, yang berarti lebih mudah diserap ke dalam darah.

Ginjal yang sehat dapat dengan mudah membuang kelebihan fosfor dari darah, tetapi tidak demikian halnya jika Anda memiliki penyakit ginjal.

Memiliki kadar fosfor darah tinggi untuk waktu yang lama dapat meningkatkan risiko penyakit jantung, melemahkan tulang, dan meningkatkan risiko kematian dini.

Soda dan minuman manis lainnya juga mengandung banyak gula tambahan sehingga tidak ideal untuk orang yang menderita diabetes karena tubuh mereka tidak dapat mengatur kadar gula darah dengan benar.

Memiliki kadar gula darah tinggi dalam jangka waktu lama dapat merusak saraf, merusak ginjal lebih lanjut, dan meningkatkan risiko penyakit jantung.

Alih-alih soda, pilihlah minuman yang rendah gula dan fosfor, seperti air putih, teh tanpa pemanis, atau air soda yang dicampur dengan irisan buah atau sayuran.

3. Buah tinggi kalium

Umumnya, buah-buahan sehat dan dikemas dengan vitamin dan mineral. Namun, orang dengan penyakit ginjal dan diabetes mungkin perlu membatasi asupan buah-buahan tertentu, terutama yang tinggi gula dan potasium.

Jika Anda memiliki penyakit ginjal, tubuh Anda tidak dapat mengeluarkan kalium dengan benar sehingga dapat menyebabkan peningkatan kadar kalium darah, juga dikenal sebagai hiperkalemia.

Jika tidak diobati, kondisi ini dapat menyebabkan kelelahan, kelemahan otot, masalah jantung, dan bahkan kematian. Buah-buahan tinggi kalium termasuk pisang, alpukat, aprikot, kiwi, dan jeruk.

banner 400x333

Pos terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *