Enam Macam Orang Bahagia Menurut Kitabullah

ilustrasi : bahagia


Jakarta, Hajinews.id — Al-Quran menjelaskan kata bahagia dengan berbagai macam definisi, misalnya “sa’adah” yang berarti kebahagiaan yang kekal, atau juga ada “falah” yang berarti mencapai kebahagiaan dengan menemukan apa yang dicari.

Merujuk kepada Kitabullah, maka Allah membagi orang-orang yang bahagia menjadi enam macam.

Bacaan Lainnya


banner 400x400

Yang pertama adalah orang yang khusyuk dalam salatnya. Kedua, orang yang menjauhkan diri dari perbuatan dan perkataan yang tidak berguna.

Ketiga, orang yang menunaikan zakat. Keempat, orang yang menjaga kemaluannya kecuali terhadap istri atau budak yang dimilikinya.

Kelima, orang yang memelihara amanah dan janji yang dipikulnya. Keenam, orang yang memelihara salatnya, yang juga telah Allah jelaskan dalam al-Qur’an surat Al Mu’minun ayat 1-9.

Anisia Kumala, Dekan Fakultas Psikologi Universitas Muhammadiyah Prof Dr. Hamka Jakarta pada Kajian Islam Subuh Uhamka, Minggu (19/9/2021) menjelaskan, definisi kebahagiaan yang berbeda-beda tiap orang juga mempengaruhi cara untuk mencapai kebahagiaan tersebut berbeda.

“Ada yang mencari kebahagiaan dengan melakukan berbagai macam hal yang mereka sukai, ada yang mencari kebahagiaan dengan bertemu keluarga, bahkan ada yang dengan tidak melakukan apa-apa, sudah mencapai titik kebahagiaannya,” terang Anisia.

Anisia menyampaikan hakikat kebahagiaan yang sesungguhnya adalah sifatnya stabil dan berkepanjangan, berbeda dengan senang yang cepat berganti, singkat, dan sesaat.

“Islam itu Islam ini mengajarkan keseimbangan. Orang itu diminta Bahagia ketika di akhirat kekal, tapi juga harus ingat ketika di dunia ada nasib yang harus diperjuangkan juga. Kalau kita mengejar akhirat jangan lupa juga dunia. Jadi ini kuncinya,” paparnya. (dbs)

 

banner 400x333

Pos terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *