Transparansi Politik Krisdayanti

Transparansi Politik Krisdayanti
Transparansi Politik Krisdayanti


Oleh Prof. Abd.Rasyid Masri ( Akademisi dan Pebisnis )

Hajinews.id – Salah satu isu yang menarik perhatian masyarakat pengguna media sosial dan para politisi pertengahan bulan sepetember 2021 ini adalah nyayian Krisdayanti tapi kali ini nyanyiannya bukan sebagai diva Indonesia yang dengan suara merdunya sehingga menghipnotis dan menggoyang banyak pengemarnya tapi nyanyiannya Krisdayanti sebagai anggota DPR yang begitu transparan merinci gaji seorang anggota dewan di depan publik, terjadi pro dan kontra, banyak setuju karena itu dianggap biasa saja dan sebagai wakil rakyat yang mestinya rakyat harus tahu gaji yang diwakilinya.

Bacaan Lainnya


banner 400x400

Tapi sebagian kelompok masyarakat terutama para politisi dan terkhusus anggota DPR lainnya menilai itu kurang etis, merasa kurang nyaman tapi terlepas etis atau tidak, nyanyian Krisdayanti membuka semua rincian gaji anggota DPR itu bagian dari transparansi politik.

Anggota DPR Krisdayanti mengungkapkan sambil tertawa tawa bahwa anggota DPR itu setiap tanggal 1 (tanggal muda ) terima 16 juta, dan tunjangan setiap tanggal 5 terima 59 juta, ditambah dana aspirasi sebesar 450.000.000 dapat 5 kali dalam setahun ( hitung sendiri) di tambah lagi 140.000.000 sebanyak 8 (delapan ) kali setahun disebut dana kunjungan dapil.

Pernyataan buka bukaan seperti ini tidak semua setuju bila dikaitkan dengan suasana ( rakyat yang lagi terpuruk oleh tekanan PPKM, rakyat lagi kesulitan berjuang cari kerja dan menyambung hidup apalagi anggota DPR lainnya.

Tapi pada sisi yang lain Transparansi politik era sekarang suatu keharusan, perlu keterbukaan yang memuat nilai tanggungjawab dan hal tersebut mestinya harus dilakukan oleh anggota dewan dan pemerintah agar rakyat tahu, kemana saja uang rakyat dipergunakan walau tentu tidak semua hal harus transparan.

Kenapa kebijakan politik perlu transparansi dan akuntabilitas karena supaya ada saling percaya timbal balik antara rakyat dan DPR yang mewakili rakyatnya. Prinsip nilai moral dari transparansi adalah menghadirkan kepercayaan timbal balik antara pemerintah, DPR dan rakyat sebab rakyat berhak mendapatkan informasi yang akurat, valid dan faktual, sehingga tinggi sifat saling percaya dan saling mendukung.

Dalam Islam transparansi bisa di maknai kejujuran yang bersifat kolektif, kejujuran dalam mengelola kepentingan publik dan lebih khusus transparansi pengelolaan dana, terutama dana umat sangat dianjurkan agar setiap rencana dan pengelolaan tetap menjunjung tinggi nilai kejujuran dan keterbukaan sebagai bagian dari amanah. Sebab kejujuran mengantarkan seseorang bisa masuk dalam surga Allah SWT. Amin

banner 400x333

Pos terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *