Kisah Soeharto Berdiam di Dalam Ka’bah dan Diperbolehkan Cium Hajar Aswad 4 Kali



banner 500x500

banner 800x800





 

 

Bacaan Lainnya


banner 400x400

Hajinews.id – Presiden Republik Indonesia ke-2, Soeharto, pernah mendapatkan kesempatan istimewa lantaran sempat masuk ke dalam Ka’.bah dan mencium hajar aswad setidaknya sebanyak 4 kali. Bagaimana kisahnya?

Dalam salah satu perjalanan kenegaraan kala mengikuti KTT GNB di Kolombia dan beberapa kunjungan negara lainnya, Soeharto yang kala itu masih menjabat Presiden RI menyempatkan diri melakukan ibadah umrah.

Tak hanya seorang diri, ia membawa hampir seluruh keluarganya seperti Ibu Tien, anak-anaknya, sampai menantu dan para cucu.

Ibadah umrah sendiri merupakan salah satu ibadah dalam agama Islam di mana nyaris seluruh penganutnya menginginkan untuk bisa menunaikannya.

Sebelumnya melakukan umrah, Pak Harto menjadi tamu khusus dan diterima di istana kerajaan yang berdekatan dengan Masjidil Haram.

Laporan salah seorang wartawan Merdeka kala itu, Yoedi Karyono, yang ikut serta bersama rombongan mengabarkan jika Soeharto dan keluarganya berada di dalam Ka’.bah sekitar 20 menit.

Kesempatan masuk ke ruang Ka’.bah diberikan setelah keluarga besar Pak Harto selesai melaksanakan tawaf.

Soeharto Mencium Hajar Aswad 4 Kali

Usai menunaikan tawaf, Soeharto dan Bu Tien Soeharto dikabarkan mencium Hajar Aswad sedikitnya 4 kali.

Pun, begitu pula dengan putra-putri, menantu, hingga cucu-cucunya.

Setelahnya, diteruskan dengan ibadah Sa’i.

Tentu saja Suharto tidak datang hanya dengan keluarganya, beberapa menteri juga turut mendampingi sang Presiden.

Momentum tersebut terjadi pada tahun 1995 dan beberapa orang masih mengingatnya hingga kini.

Melansir berbagai sumber, keadaan di dalam Ka’.bah kala itu berbeda dengan saat ini.

Pasalnya, situasi Ka’.bah dikabarkan cukup gelap.

Momentum Tak Terduga

Menurut sejumlah laporan, kesempatan Soeharto untuk masuk ke dalam Ka’bah tidaklah terduga.

Pasalnya, sekira seminggu sebelumnya ketika Menteri Bosnia, Haris Siladjzik melaksanakan umrah, pihak Arab Saudi tidak memberi kesempatan kepadanya untuk memasuki ruang Ka’bah.

Namun, situasi berbeda dialami Suharto yang justru dipersilakan masuk.

Akan tetapi, tidak seorang pun dari wartawan atau orang-orang yang mampu menggambarkan secara rinci isi dalam ruang Ka’.bah.

Bertahun-tahun kemudian, presiden ke-6 Indonesia yakni Susilo Bambang Yudhoyono pernah pula diundang masuk ke dalam Ka’.bah.

Sama halnya dengan Suharto, SBY masuk Ka’bah ketika melakukan kunjungan kenegaraan.

Terbaru, presiden Jokowi juga pernah masuk ke dalam Ka’.bah bersama istri dan anak-anaknya.

Kala itu, sosok yang sebelumnya menjabat sebagai Wali Kota Solo itu menunaikan ibadah umrah.

 

banner 400x333

Pos terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *