Siap-siap! Biaya Umrah Diprediksi Naik Jadi Rp60 Juta



banner 500x500

banner 800x800





Jakarta, Hajinews.id – Biaya umrah diprediksi naik tiga kali lipat hingga menjadi Rp60 juta. Sebelumnya, biaya umrah dimulai sekitar Rp20 jutaan. Kenaikan biaya umrah 1443 H dikarenakan ada persyaratan penyelenggaraan khusus yang harus dipenuhi selama pan­demi Covid-19.

Wakil Ketua Umum Asosiasi Muslim Penyelenggara Haji dan Umrah Republik Indone­sia (Amphuri), Bungsu Suma­wijaya, mengatakan bahwa dilihat dari situasi dan kon­disi, biaya yang dikeluarkan jamaah yang awalnya Rp20 juta akan menjadi Rp60 jutaan.

Bacaan Lainnya


banner 400x400

”Akan ada penurunan jamaah, biaya juga jadi tiga kali lipat. Jadi contohnya harga paket yang awalnya Rp20 juta bisa hampir Rp60 juta. Kita masih ada hidden cost di situ. Pergi misal sakit Covid di sana, jadi biaya tambahan lagi,” kata Bungsu.

Untuk kemungkinan jamaah yang berangkat, pihak Amp­huri mencoba kirim sekitar satu sampai dua grup untuk tahun ini. Karena itu, pihaknya meminta Pemerintah Arab Saudi memberi keringanan dalam persyaratan.

Untuk mekanisme pelaks­anaan umrah, Bungsu men­gatakan bahwa dengan satu sampai dua grup itu yang akan berangkat adalah pemilik atau petugas travelnya. Hal itu ka­rena untuk melakukan antisi­pasi bagaimana keadaan dan kondisi untuk jamaah ke de­pannya. ”Kemungkinan besar seperti kejadian awal pandemi yang berangkat pemilik atau petugas travel, jadi bisa mela­kukan antisipasi untuk jamaah ke depannya,” ujarnya.

Pihak Amphuri juga melaku­kan pendampingan yang jelas pada pelaksanaan, mulai dari proses pendaftaran hingga balik ke Tanah Air.

”Hanya memang kita tetap mengharapkan keringanan dari Arab Saudi untuk protokol kesehatan dan prosedur se­hingga tidak usah karantina 14 hari di negara transit. Jadi waktu lebih singkat dan segi biaya tidak naik tinggi,” pung­kasnya. (dbs).

banner 400x333

Pos terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *