Breaking News! Dokter Keluarga Akidi Tio Minta Maaf, Akui Tak Ada Sumbangan Rp2 Triliun



banner 500x500

banner 800x800





Hajinews — Akhirnya terkuat sudah uang sumbangan sebesar Rp2 Triliun dari almarhum Akidi Tio ternyata tidak ada. Bahkan anak bungsu Akidi Tio, Heriyanti pun telah dibawa personil gabungan Ditintelkam dan Subdit Jatanras ke Mapolda Sumsel, Senin (2/8/2021).

Dalam kasus ini, Direktur Ditintelkam Polda Sumsel, Kombes Pol Ratno Kuncoro juga meminta tanggapan Prof DR dr Hardi Darmawan, yang merupakan dokter keluarga yang menjadi perantara saat penyerahan secara simbolis seminggu yang lalu.

Bacaan Lainnya


banner 400x400

Di hadapan media Hardi ditanya oleh Dirintelkam Ratno yang menyatakan bahwa setelah dicek uang 2 Triliun itu tidak ada, dengan begitu Heriyanti akan ditetapkan sebagai tersangka, karena telah melakukan pembohongan publik.

Menanggapi hal itu, Hardi sempat bingung dan mengatakan bahwa Heriyanti menyampaikan kepadanya bahwa uang itu ada dan ia tidak mengetahui secara pasti terkait keberadaan uang tersebut.

“Saya tidak tahu, uangnya ada atau tidak ada, dia mengatakan kepada saya uang itu ada,” kata Hardi singkat.

Setelah mendengarkan ucapan Prof Hardi, lalu Direktur Ratno menyarankan serta mendesak kepada Hardi untuk meminta maaf kepada masyarakat Indonesia karena sudah membuat keresahan, kalau terbukti nantinya uang itu tidak ada. Dan diiyakan oleh Prof Hardi.

“Iya, kalau uang itu tidak ada yang akan minta maaf kepada seluruh rakyat Indonesia,” ucap Hardi singkat.

Diberitakan sebelumnya, Heriyanti, anak bungsu Akidi Tio ditetapkan tersangka kasus uang hibah Rp 2 Triliun yang tidak benar.

Heriyanti tiba di Mapolda Sumsel pukul 12.59 WIB dan langsung digiring masuk ke ruang Dir Ditkrimum Polda Sumsel dengan pengawalan sejumlah petugas.(dbs)

banner 400x333

Pos terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *