Kebiasaan Begadang Yang Memicu Gagal Jantung Hingga Kematian, Dokter Tirta; Bisa Mati Muda

Kebiasaan Begadang Yang Memicu Gagal Jantung Hingga Kematian, Dokter Tirta; Bisa Mati Muda
Kebiasaan Begadang Yang Memicu Gagal Jantung Hingga Kematian, Dokter Tirta; Bisa Mati Muda


banner 500x500

banner 800x800





Hajinews.idBegadang memang jadi jalan terakhir jika masih pekerjaan yang belum terselesaikan. Namun, bukan rahasia lagi bahwa kebiasaan buruk begadang bisa memperburuk kesehatan tubuh.

Dokter Tirta menjelaskan mengenai seberapa berbahaya jika seseorang begadang yang tentunya akan berpengaruh terhadap kesehatan.

Bacaan Lainnya


banner 400x400

Melalui kanal YouTube Tirta PengPengPeng, dokter sekaligus influencer Tirta Mandira Hudhi menjelaskan bahaya begadang.

Dia menjelaskan, bahwa tubuh memiliki siklus yang bernama Sirkadian Rhythm, yang merupakan sistem internal tubuh yang mengatur banyak hal.

Tubuh memiliki body time, dalam satu hari seseorang harus tidur minimal tujuh jam.

Tujuh jam itu digunakan untuk menggantikan sel tubuh yang rusak, memperbaiki otak dan memperbaiki sel kulit.

Contoh Sirkadian Rhythm seperti ketika seseorang biasa tidur pukul 21.00 WIB dan tanpa alarm tiba-tiba terbangun pada pukul 17.00 WIB.

Pertama, yang terjadi jika begadang dan kurang tidur, tubuh akan kekurangan recovery. Tubuh akan mengirim sinyal berupa ngantuk kemudian otak merespon kalau kalian butuh oksigen, yang artinya perlu istirahat,” ucap dr. Tirta, Sabtu (24/7/2021).

Kedua, yang diharapkan dari tubuh ketika kamu begadang adalah pagi harinya kamu tidur, ternyata malah kerja dan malamnya begadang lagi. Hal itu berakibat jantung akan over bekerja, dan jika terus-menerus terjadi akan gagal jantung,” tambahnya.

Karena beban jantung yang over, maka jantung akan mengkompensasi hal itu, kemudian akan terjadi penyempitan pembuluh darah, tensi darah jadi rendah dan berakibat stroke karena otak tidak sempat beristirahat.

“Bahaya bergadang selanjutnya adalah gagal ginjal, karena berpengaruh terhadap penyaringan tubuh. Ketika kita tidur, banyak racun yang disaring menjadi urine. Sedangkan ketika kita masih bangun energi kita terus bekerja,” ujarnya.

Saat seseorang tidur, kesadaran akan hilang sehingga energi akan difokuskan untuk pemulihan.

“Kalau setelah begadang dan ada waktu untuk istirahat maka manfaatkan untuk tidur, jangan dilanjut bekerja, bisa mati muda, tidur yang cukup, tujuh jam per hari,” katanya.

Sumber: tribun

 

banner 400x333

Pos terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *