Jamaah Bercerita Pengalamannya Saat Berhaji di Masa Pandemi

Jamaah Bercerita Pengalamannya Saat Berhaji di Masa Pandemi
Jamaah Bercerita Pengalamannya Saat Berhaji di Masa Pandemi


banner 500x500

banner 800x800





Hajinews.id – Jamaah haji tahun ini pada masa pandemi merasa berkesan dengan pelaksanaan ibadah mereka di Tanah Suci. Banyak yang mengatakan haji kali ini mengubah hidup mereka dengan kenangan yang tidak akan pernah mereka lupakan.

Salah seorang peziarah asal Yordania, Dina, berbagi perjalanan pribadinya atau pengalamannya selama berhaji selama masa pandemi. “Kami tidak berdandan dengan pakaian dan perhiasan yang mewah, kami berdandan dengan gembira,” kata Dina, dilansir dari The National, Jumat (23/7).

Bacaan Lainnya


banner 400x400

“Kenangan yang saya buat di sini sangat berharga. Saya menghabiskan hari-hari berhaji dengan orang-orang asing dan menciptakan ikatan yang mendalam dengan mereka. Sungguh saya tidak bisa menjelaskannya. Tetapi saling peduli melalui setiap langkah mungkin menjadi salah satu alasannya,” tambahnya.

Dina, bersama orang lain yang baru dikenalnya, saling membawa beban satu sama lain dalam perjalanan panjang antar lokasi, dan mendorong kursi roda untuk orang-orang dalam kelompok kami. Juga mengoleskan salep yang menenangkan untuk meringankan rasa sakit mereka dan menyembuhkan lecet di kaki mereka karena berjalan di panas.

“Kami telah melakukan semuanya. Rasanya sangat menyenangkan berada di sana untuk satu sama lain terlepas dari dari mana mereka berasal. Ini adalah pelajaran berharga dan tersembunyi yang diajarkan Haji kepada kita,” ujarnya.

Asma, seorang peziarah Saudi, juga berbagi pengalamannya di haji tahun ini. “Hari ini adalah hari pertama kami bersantai. Setelah kami melepas ihram kami, membersihkan diri dan berpakaian untuk tawaf, kami pergi ke Masjidil Haram dan melakukan shalat zuhur dan tawaf ifadah,” ucapnya.

Asma bertemu teman-teman dari kamp lain dalam perjalanan ke sana dan di halaman Masjidil Haram. Mereka bertukar salam Idul Adha dan makan bersama sebelum shalat Ashar di Masjidil Haram dan kembali ke kamp. “Ada perasaan yang indah saat bisa melakukan itu dengan orang-orang yang baru saja Anda temui,” katanya.

Sumber: ihram

 

 

banner 400x333

Pos terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

0 Komentar