Soroti Kebijakan Jokowi, Media Asing: Pantas Corona Menggila, Pemerintah Lebih Pentingkan Hal Ini

Ilustrasi - Pemakaman jenazah korban Covid-19. (Foto: WartaEkonomi)


banner 500x500

banner 800x800





Hajinews – Media asing kembali menyoroti kebijakan Presiden Joko Widodo alias Jokowi dalam menangani pandemi virus corona (covid-19).

Kali ini giliran ABC yang mengulas berbagai kebijakan mantan gubernur DKI Jakarta tersebut.

Bacaan Lainnya


banner 400x400

Media asal Australia itu mengulas berbagai kebijakan Jokowi sejak corona muncul di Indonesia.

Dalam artikel yang diunggah pada Jumat (23/7), ABC menggunakan judul Indonesia is The New Epicentre of The Covid Pandemic as The Delta Variant Surges and Vaccination Rates Lag.

Jika diterjemahkan, judul itu kurang lebih berarti: Indonesia Adalah Episentrum Baru Pandemi Covid karena Varian Delta Melonjak dan Tingkat Vaksinasi Rendah.

Dalam ulasannya, ABC menyebut Jokowi dan pemerintahannya sudah lama mendapatkan kritik.

Sebab, pemerintahan Jokowi lebih mementingkan ekonomi daripada kesehatan masyarakat.

ABC juga membandingkan Indonesia dengan Australia. Menurut ABC, Australia bersiap menutup pintu perbatasan ketika virus corona menyerang.

Di sisi lain, Jokowi menghabiskan hampir USD 8 juta untuk mempromosikan pariwisata domestik.

“Dia tetap membuka perbatasan domestik,” tulis ABC.

ABC menambahkan, Jokowi berusaha memberlakukan larangan mudik pada Idulfitri tahun lalu.

Hal itu untuk mencegah eksodus massal. Namun, ABC juga menyoroti kebijakan Jokowi yang tidak menerapkan lockdown.

“Dua minggu kemudian, menurut pemerntah, kasus melonjak lebih dari 60 persen,” tulis ABC.

ABC juga menyebut pihak berwajib mengantisipasi peningkatan dengan memberlakukan larangan lain.

Akan tetapi, kasus masih meningkat hingga 50 persen. Sebab, banyak masyarakat yang menemukan cara menghindari pembatasan. (*)

 

banner 400x333

Pos terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *