Risma Singgung Tak Bisa Terus Menerus Beri Bantuan, Sinyal Pemerintah “Menyerah” Secara Ekonomi?



banner 500x500

banner 800x800





JAKARTA, Hajinews – Menteri Sosial (Mensos) Tri Rismaharini atau Risma, meminta masyarakat untuk bersama-sama memutuskan mata rantai penyebaran Covid-19.

“Kalau kita tidak mematuhi protokol kesehatan, maka virus ini akan terus bermutasi. Kita tidak selesai-selesai. Kita tidak bisa menggerakkan ekonomi,” katanya, saat memantau penyaluran bantuan sosial (bansos) di Kantor Pos Kota Tuban, Jawa Timur, Sabtu, 24 Juli 2021.

Bacaan Lainnya


banner 400x400

Pemerintah, sambungnya, juga tidak bisa memberikan bantuan secara terus-menerus kepada masyarakat di masa pandemi Covid-19. Pasalnya, saat ini pemerintah juga mengalami keterbatasan. “Bantuan yang Bapak Ibu terima untuk meringankan beban karena pembatasan aktivitas. Tapi tidak bisa terus-menerus. Karena pemerintah memiliki keterbatasan,” kata Risma.

Mantan Wali Kota Surabaya itu menerangkan, keterbatasan bukan hanya dialami sektor ekonomi melainkan pula pada sektor kesehatan. Jika masyarakat kukuh enggan mendisiplinkan diri, maka hal ini juga bakal merepotkan mereka yang berada di sektor kesehatan.

“Tenaga kesehatan terbatas, alat kesehatan termasuk obat-obatan juga tidak mencukupi, kapasitas rumah sakit terbatas, dan sebagainya. Nah itu yang harus dipikirkan,” ujarnya.

Dia mengakui, bila bantuan pemerintah 5 kilogram beras untuk satu keluarga per bulan tidak cukup. Risma pun sadar bahwa pemerintah tak sepenuhnya membantu masyarakat. Di mana bantuan itu hanya bersifat meringankan saja.

“Karena memang tujuannya untuk meringankan sebagian beban masyarakat. Itulah kemampuan negara yang mampu diberikan,” ujar Risma. Dia pun memastikan, agar warga bukan hanya menerima bantuan dari pemerintah pusat namun juga mendapatkan bantuan dari pemerintah daerah.

“Meskipun itu bukan persoalan mudah karena keterbatasan anggaran dialami semua instansi. Mau meningkatkan pendapatan dari pajak juga tidak bisa,” tandasnya.(dbs)

banner 400x333

Pos terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *