Segera Amankan Obat-obatan! Singapura, AS, dan Uni Eropa Mulai Fokus Cari Obat Covid-19



banner 500x500

banner 800x800





Hajinews – Australia dikhawatirkan akan ketinggalan bila tidak segera mengamankan pasokan obat Covid-19 di saat negara lain mulai mengalihkan fokusnya dari vaksinasi ke obat-obatan.

Raksasa farmasi GlaxoSmithKline (GSK), yang telah mencapai kesepakatan dengan Pemerintah Singapura untuk memasok satu jenis obat yang menjanjikan, menyatakan sikap Pemerintah Australia belum jelas soal pembelian obat dari mereka.

Bacaan Lainnya


banner 400x400

Saat ini hanya ada satu jenis obat yang telah digunakan secara luas untuk pasien Covid-19 di berbagai negara, yaitu steroid yang disebut Dexamethasone, yang mengobati radang paru-paru.

Namun, obat ini hanya efektif pada pasien yang menderita gejala parah dan menerima bantuan oksigen.

Para pakar kesehatan mengatakan rencana Australia keluar dari pandemi dan memperlakukan Covid-19 sebagai flu biasa, tentunya memerlukan obat-obatan, khususnya untuk mengatasi gejala yang ringan namun lebih menular.

Associate Professor Steven Tong adalah peneliti di Doherty Institute, sekaligus ketua Australasian Covid-19-19 Trial (ASCOT), yang mengevaluasi perawatan pasien Covid-19.

Menurutnya, meskipun proporsi populasi yang telah divaksinasi cukup tinggi, tapi akan selalu ada pasien yang berakhir di rumah sakit.

“Jadi untuk kelompok masyarakat seperti itu, kita sangat membutuhkan obat sehingga bisa mengurangi risiko mereka terkena penyakit yang sangat parah,” katanya.

“(Meski vaksinasi telah dilakukan) Ada kebutuhan besar dan mendesak agar kita memiliki perawatan yang lebih baik bagi para pasien Covid-19,” kata Dr Steven Tong.

“Jadi saya pikir benar-benar ada kebutuhan besar, kebutuhan mendesak, bagi kita untuk memiliki perawatan yang lebih baik untuk pasien dengan Covid-19.” (*).

 

 

banner 400x333

Pos terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *