Dugaan Haikal Hassan Secara Tak Langsung Ada Sejumlah Kebohongan Terkait Pandemi Covid-19

Dugaan Haikal Hassan Secara Tak Langsung Ada Sejumlah Kebohongan Terkait Pandemi Covid-19
Dugaan Haikal Hassan Secara Tak Langsung Ada Sejumlah Kebohongan Terkait Pandemi Covid-19
banner 800x800

banner 800x800

banner 500x500
Hajinews.id – Sosok pendakwah dan pakar sejarah Islam Haikal Hassan secara tidak langsung menduga bahwa ada sejumlah kebohongan terkait pandemi Covid-19.

Dosen yang juga menjabat sebagai pejabat tinggi HRS Center itu secara tidak langsung menduga ada sejumlah kebohongan terkait pandemi Covid-19 di seluruh dunia.

Bacaan Lainnya


banner 400x400

Menurut Haikal Hassan, virus mematikan itu tidak diciptakan secara alami, melainkan sengaja dibuat dan disebarkan oleh beberapa tokoh terkemuka di China.

Dalam video pendek yang beredar di media sosial, Haikal Hassan pertama kali mengaku percaya dengan adanya virus corona di dunia.

Pasalnya, beberapa waktu lalu, ia pernah mengalami secara langsung merasa terjangkit virus dan berjuang untuk sembuh darinya.

“Saya pernah kena, saya pernah kena, beneran, sehingga saya yakin, virus corona itu ada,” kata Haikal Hassan.

Menariknya, seperti yang telah disebutkan sebelumnya, Haikal percaya bahwa virus corona tidak menyebar secara alami, tetapi dibuat dengan sengaja.

Kata Haikal Hassan, buktinya virus itu hanya menyebar ke Wuhan, sedangkan kota-kota besar lainnya di China cenderung aman, yakni tidak terjangkit sama sekali.

“Itu diciptakan oleh seseorang di Wuhan, China. Uniknya, virus itu enggak menyebar ke Shanghai, enggak menyebar ke Guangzhou, enggak menyebar ke kota-kota China lain. Hanya di Wuhan saja, lalu menyebar luas ke seluruh dunia. Berarti itu sengaja (diciptakan), sengaja! Kalau kita ingat, dulu yang namanya pandemi itu (orang-orang) berjatuhan di jalan, di kereta, di mal, atau trotar. Woah, horror banget,” tutur Haikal Hassan, sebagaimana dikutip dari Twitter @kalangliwoo.

Selain itu, Haikal Hassan juga mengaku sedih melihat banyak warga Indonesia meninggal dunia akibat Covid-19

Sumber: besuki

banner 400x333

Pos terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *