5 Kebiasaan Rasulullah SAW Sebelum Tidur

5 Kebiasaan Rasulullah SAW Sebelum Tidur
5 Kebiasaan Rasulullah SAW Sebelum Tidur
banner 500x500

banner 800x800

banner 800x800

Hajinews.id – Nabi Muhammad shallallahu ‘alaihi wasallam adalah sosok manusia yang hidupnya paling produktif dan paling berkah usianya. Di antara kebiasaan Nabi, ada 5 kebiasaan tidur Rasulullah SAW  yang patut ditiru dan dua hal yang harus dihindari.

Selama hidupnya, Rasulullah hanya mengalami dua kali sakit. Sebagai muslim, kita dianjurkan untuk Ittiba’ mengikuti apa yang dicontohkan oleh Nabi.

Bacaan Lainnya


banner 400x400

لَقَدْ كَانَ لَكُمْ فِي رَسُولِ اللَّهِ أُسْوَةٌ حَسَنَةٌ لِمَنْ كَانَ يَرْجُو اللَّهَ وَالْيَوْمَ الْآخِرَ وَذَكَرَ اللَّهَ كَثِيرًا

“Sesungguhnya telah ada pada (diri) Rasulullah itu suri teladan yang baik bagimu (yaitu) bagi orang yang mengharap (rahmat) Allah dan (kedatangan) hari kiamat dan dia banyak menyebut Allah.” (QS Al-Ahzab Ayat 21)

Berikut 5 Kebiasaan Tidur Sehat Rasulullah yang dinukil dari Kitab Sirah Nabawiyah:

1. Posisi Tidur Miring ke Kanan

Tidur Rasulullah menghadap ke kanan sebagaimana dijelaskan dalam hadis berikut. Beliau bersabda: “Berbaringlah di atas rusuk sebelah kananmu.” (HR Al-Bukhari No 247 dan Muslim No 2710)

2. Meletakkan Tangan di Bawah Pipi

Dari Hudzaifah ibn al-Yaman, berkata, “Apabila Nabi shallallahu ‘alaihi wasallam hendak tidur pada malam hari, beliau meletakkan tangannya di bawah pipinya.” (HR Al-Bukhari)

3. Meniupkan Kedua Tangan dan Membaca Doa

Sebelum tidur, Rasulullah membaca doa dan meniupkannya ke kedua tangan lalu mengusapkan ke seluruh badan. Dari Aisyah radhiyallahu ‘anha berkata, “Apabila Rasulullah hendak tidur, beliau meniup kedua tangannya dan membaca Surah Al-Ikhlas, Al-Falaq, dan An-Naas, lalu beliau mengusap badannya dengan kedua tangannya.” (HR Al-Bukhari)

4. Tidur Awal Malam dan Bangun pada Akhir Malam

Aisyah radhiyallahu ‘anha berkata: “Beliau tidur pada awal malam dan bangun pada akhir malam kemudian melaksanakan sholat.” (Muttafaq ‘Alaih)

5. Tidur Hanya Beralas Tikar

Abdullah ibn Mas’ud berkata, “Rasulullah SAW bisa tidur di atas tikar, dan ketika beliau bangun, tampak bekas guratan tikar pada bahunya. Maka kami berkata, ‘Wahai Rasulullah, kami ingin membuatkan kasur untukmu.’ Kata beliau, ‘Apalah artinya dunia ini bagiku? Aku di dunia ini hanyalah laksana seorang pengembara yang berteduh di bawah pohon, dia beristirahat dan kemudian meninggalkannya.” (HR At-Tirmidzi)

Dua hal yang dihindari Nabi ketika tidur yaitu:

1. Tidak Tidur Sebelum Isya

Dari Abu Barzah berkata, “Bahwasanya Rasulullah SAW tidak menyukai tidur sebelum Isya dan berbincang-bincang sesudahnya.” (HR Al-Bukhari)

2. Tidak Menyukai Tidur Tengkurap

Rasulullah juga melarang umatnya agar tidak tidur dalam posisi tengkurap. Abu Hurairah berkata bahwa Nabi melihat seseorang berbaring (tidur) dengan posisi tengkurap, maka beliau bersabda: “Ini adalah cara tidur yang tidak disukai oleh Allah.” (HR Ahmad)

Sebenarnya masih banyak amalan sunnah dan kebiasaan Nabi sebelum tidur sebagaimana disebutkan dalam kitab-kitab sirah. Semoga yang sedikit ini bisa kita amalkan untuk meraih pahala sunnah dan keberkahan hidup. Aamiin.

Sumber:

Dilansir dari Kajian Jalsah Itsnain Majelis Rasulullah SAW Jawa Barat

banner 400x333

Pos terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

0 Komentar