Blak-blakan! Siti Fadilah Bongkar Dalang Pandemi COVID-19 yang Tewaskan Jutaan Jiwa

banner 800x800

banner 800x800

banner 500x500

 

Jakarta, Hajinews.id – Eks Menteri Kesehatan Siti Fadilah Supari blak-blakan membongkar siapa biang keladi dari pandemi COVID-19 yang menewaskan jutaan umat manusia hingga saat ini. Banyak yang mengira dalangnya adalah China atau Amerika Serikat (AS), padahal menurut Siti kedua negara tersebut hanyalah korban.

Bacaan Lainnya


banner 400x400

“Menurut saya, China maupun Amerika itu adalah korban dua-duanya,” kata Siti Fadilah di Channel YouTube Hersubeno Point yang dikutip hajinews, Senin 19 Juli 2021.

Alasan China dan Amerika bukan biang kerok dari pandemi COVID-19 yang sudah menyusahkan penduduk dunia saat ini karena hingga saat ini kedua negara terus ‘berkelahi’.

“Sejak infeksi itu (COVID-19) pertamakali terjadi, nah itu masih antara Amerika dengan China masih berantem,” kata Siti Fadilah.

Siti Fadilah mengakui cara berpikirnya mungkin agak sedikit berbeda dengan kebanyakan orang yang menuding aktornya adalah kedua negara.

“Ini agak berbeda berpikirnya ya. (China dan Amerika) dua-duanya korban dari sesuatu kekuatan yang saya nggak tahu,” ucap Siti Fadilah.

Melansir harianjogja.com, ,Siti sempat juga mengatikan orang terkaya di dunia, Bill Gates, dengan pandemi Covid-19. Siti berujar dugaanya berawal dari pidatonya di World Economic Forum 2015 di Davos, Swiss. Pada pidatonya, Bill Gates menyatakan dunia akan terkena pandemi dalam beberapa tahun ke depan walaupun pendiri Microsoft Coorporation tersebut tidak memiliki disiplin dalam ilmu kesehatan. Selain itu, lanjutnya, hampir seluruh lembaga penelitian yang bertujuan untuk memproduksi vaksin Covid-19 mendapatkan pendanaan oleh Bill Gates.

“Saya tidak mencurigai, tapi orang bisa berpikir sendiri.” katanya saat diwawancarai Dedy Corbuzier, Kamis (21/5/2020).

Saat ditanya hingga saat ini, banyak pihak yang masih mempertanyakan sebetulnya COVID-19 ini alamiah atau perang biologi. Serca tegas Siti Fadilah menyebut tidak alami. Menurutnya jika dianalisa dari segi kesehatan pandemi ini tidak alami dan ada yang mengaturnya.

“Dalam segi kesehatan yang saya lihat, pandemi saat ini yang saya kenal itu bukan pandemi biasa, bukan pandemi yang alami,” kata Siti Fadilah.

Sebab, lanjut Siti Fadilah, pandemi yang dipahami selama ini harus memenuhi beberapa syarat. Pandemi COVID-19 saat ini tidak seperti yang dia pahami.

“Pandemik itu harus memenuhi syarat, misalkan infeksi dari hewan ke hewan, dari hewan ke manusia dan dari manusia ke manusia. Tapi sampai sekarang COVID-19, belum tahu dari mana sih,” ungkapnya.

Hingga saat ini, para ilmuwan dan peneliti di seluruh dunia berlomba dengan waktu untuk mengembangkan vaksin untuk virus corona baru. 100 kelompok penelitian bekerja sepanjang waktu untuk mengembangkan vaksin potensial untuk Covid-19. Penting untuk dicatat bahwa vaksin yang sesuai untuk manusia biasanya membutuhkan waktu bertahun-tahun untuk berkembang saat melewati serangkaian uji coba manusia untuk menguji keamanan dan efisiensinya. (Sitha)

banner 400x333

Pos terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *