Ungkap Kesalahan Utama Pemerintah dalam Menangani Covid-19, Faisal Basri: Terlalu Menuhankan Ekonomi



banner 500x500

banner 800x800





Hajinews — Ekonom senior, Faisal Basri mengatakan bahwa kesalahan utama pemerintah dalam upaya menangani pandemi Covid-19 yakni terlalu berfokus pada pemulihan ekonomi.

Menurutnya seharusnya pemerintah lebih menitikberatkan penanganan pandemi Covid-19 pada kesehatan dan nyawa manusia serta bukan mengedepankan ekonomi.

Bacaan Lainnya


banner 400x400

“Nah inilah kesalahan yang sejak awal, yang membuat pandemi ini berlama-lama dan semakin buruk adalah karena menuhankan ekonomi, memberhalakan investasi,” ungkap Faisal Basri seperti dikutip Kabar Besuki dalam kanal Youtube INDEF.

Faisal Basri juga menyinggung bahwa kesalahan ini berawal dari beberapa orang yang menduduki posisi sebagai komite penanganan pandemi Covid-19.

Menurutnya, beberapa orang yang saat ini ditunjuk oleh Presiden jokowi sebagai ketua komite penanganan Covid-19 merupakan orang-orang yang berasal dari kalangan ekonomi.

Sehingga, hal ini berdampak pada kebijakan yang muncul yang seringkali berdampak buruk pada sektor kesehatan lantaran terlalu mengedepankan pemulihan ekonomi.

“Ketua penanganan pandemi, sekarang Airlangga Hartanto Menteri Ekonomi, sekarang panglimanya Menteri investasi, ketua pelaksanaannya, Menteri BUMN, ekonomi lagi, Ibu Nadia ada dimana? Keleleran, minoritas di sana, jadi suara kesehatan tidak terdengar,” jelasnya.

Dalam keterangannya itu, Faisal Basri juga menyoroti sikap Koordinator penanganan Covid-19, Luhut Binsar Panjaitan.

Menurutnya, Luhut Binsar Pandjaitan terlalu sibuk dalam menangani berbagai hal di beberapa sektor sehingga membuatnya tidak bekerja secara maksimal dalam menangani pandemi Covid-19.

“Saya rasa di dunia pak Luhut paling sibuk, semua dia urus, luar negeri, dalam negeri, pariwisata, tambang, semua dia urus, itulah pemimpin kita yang sudah kehabisan waktu,” ungkapnya.

“Ya jelas dia tidak bisa menyerapi masalah, sehebat-hebatnya orang sekelilingnya, dia tidak bisa menyerap dengan baik,” sambungnya.

Faisal Basri juga mengatakan bahwa penanganan pandemi Covid-19 semakin tidak karuan sehingga membuat pemulihan ekonomi jadi terbata-bata.(dbs)

banner 400x333

Pos terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *