Trik Menyimpan Beras, Agar Tidak Menjadi Makanan Berbahaya Bagi Kesehatan

banner 800x800

banner 800x800

banner 500x500

Hajinews – Harga beras di pasaran memang sangat bervariasi.

Ada yang harganya murah banget sampai mahal banget.

Bacaan Lainnya


banner 400x400

Nah, kita sebagai pembeli pun harus jadi lebih jeli kala memilih beras yang akan dibeli di rumah.

Soalnya, ada banyak pedagng beras yang mengakali supaya bisa menjual beras murah, namun dengan untung lebih banyak.

Mereka pun menjual beras tak layak makan yang tanpa kita sadari juga kita beli dan masak untuk keluarga di rumah.

Karena itu, coba yuk kenali ciri-ciri beras yang bisa mengancam nyawa seisi rumah ini.

Jangan Beli Beras dengan Ciri Ini

Namun sebelum mendapatkan manfaat dari nasi, sebaiknya kita mengenal beras yang layak untuk dikonsumsi terlebih dahulu.

Bukan tanpa alasan, sebab di pasaran ternyata ada juga pedagang yang menjual beras busuk alias tidak layak konsumsi.

Hal ini penting untuk diketahui sebab untuk mendapatkan nasi yang sehat tentunya juga harus berasal dari beras yang sehat juga.

Dilansir dari Kompas.com (9/12/2020), seorang Dosen Teknologi Pertanian Uneversitas Gadjah Mada (UGM), Dian Anggraini STP MP, menjelaskan terkait ciri-ciri dari beras busuk ini.

Menurutnya, ada banyak ciri yang bisa menandakan beras digolongkan ke dalam beras busuk.

“Ciri-cirinya adalah kadar air tinggi, bau apek, sudah ditumbuhi jamur, warna sudah tidak putih,” kata Dian.

Selain itu beras yang sudah ditumbuhi kutu atau serangga pun bisa digolongkan ke dalam beras busuk.

“Beras membusuk kategori yang lain, sudah ditumbuhi kutu atau serangga,” imbuhnya.

Dian mengatakan berapa lama proses beras bisa membusuk itu tergantung pada kondisi tempat penyimpanan beras sendiri.

“Kelembapan, suhu lingkungan ruang penyimpanan, cara mengemas, cara meletakkan barangnya. Jadi banyak faktor yang harus dikendalikan supaya beras tidak mudah busuk,” ungkapnya.

Lebih lanjut, Dian menjelaskan bahwa beras busuk secara langsung akan berpengaruh terhadar nilai gizi yang tentunya akan menurun.

“Nilai gizi menurun, secara etis melanggar aturan, tidak layak dikonsumsi, rasa tidak enak, bisa menyebabkan sakit atau keracunan kalau ditumbuhi mikroba yang patogen atau memproduksi toksin,” pungkasnya.

Itulah penjelasan mengenai beras busuk, kenali ciri-cirinya agar gizi dari nasi yang dikonsumsi tidak berkurang.

Cara Menyimpan Beras Agar Awet

1. Simpan dalam wadah tertutup

Siapkan wadah berukuran besar yang miliki tutup, pastikan dalam kondisi kering, bersih, dan kencang.

Jangan taruh beras dalam keadaan basah, sebab mempermudah datangnya jamur.

Jika sudah siap, masukkan semua beras dan simpan di tempat yang kering dan tidak ada sinar matahari.

2. Bawang putih

Siapa sangka rupanya menaruh bawang putih pada wadah beras jadi metode ampuh menyimpan beras.

Bawang putih yang miliki fungsi disinfektan sangat efektif untuk menghindari kutu pada beras sehingga lebih tahan lama dalam wadah.

Sangat mudah bukan? Bahannya pun tak perlu jauh-jauh untuk dapatkan.

3. Lada

Lagi-lagi bumbu dapur satu ini miliki fungsi yang sama baiknya dengan bawang putih.

Aroma lada yang kuat akan mentransmisikan pada beras di dalam wadah.

Selain beras terhindar dari kutu, saat dimasak nasi juga miliki aroma yang unik dan lebih enak saat dimasak.

Jadi dapat dua manfaat sekaligus,
tapi jangan campur jadi satu dengan beras,

Masukan ada pada wadah kecil dan mengikatnya agar tak tercampur dengan beras. (dbs).

banner 400x333

Pos terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *