Salat Subuh di Masjid Nabawi Telat Lebih 30 Menit, Direktur Imam Dicopot

banner 800x800

banner 800x800

banner 500x500

Hajinews.id – Kepala Presidensi Urusan Umum Dua Masjid Suci, Syeikh Abdul Rahman As-Sudais, mencopot Direktur Departemen Urusan Imam dan Muazin di Masjid Nabawi, Madinah, Arab Saudi.

Pencopotan yang juga menimpa wakil sekretaris departemen yang sama itu diumumkan di website Presidensi, Rabu (9/6/2021). Syeikh Sudais yang juga imam Masjidil Haram, Makkah, ini kemudian menugaskan pejabat di bidang pembinaan untuk mengawasi dan merestrukturisasi administrasi.

Bacaan Lainnya


banner 400x400

Pencopotan itu dikarenakan kedua pejabat itu dinilai lalai menjalankan pekerjaan yang menjadi tanggung jawabnya.

Syeikh As-Sudais menegaskan bahwa lembaga yang dipimpinnya tidak mentoleransi kelalaian yang menghambat perkembangan sesuai dengan rencana pembangunan 2024.

Dia juga menekankan pada semua jajarannya untuk bekerja dengan tekun, mengusir kemalasan dan kelalaian. Semua tindakan yang diperlukan akan diambil untuk meminta pertanggungjawaban dari mereka yang lalai.

Tidak dijelaskan kelalaian yang menyebabkan dua pejabat itu digeser. Namun, Haramain Sharifain — media yang biasa memberitakan Dua Masjid Suci — menjelaskan alasannya.

Disebutkan, kelalaian itu adalah kegagalan pejabat tersebut menunjuk imam pengganti untuk salat Subuh di Masjid Nabawi selama nyaris satu jam setelah azan berkumandang.

Sedang imam yang bertugas sesuai jadwal pada saat itu datang terlambat. Akibat peristiwa ini, salat Subuh berjemaah di masjid terbesar nomor dua di dunia itu tertunda lebih 30 menit.

Peristiwa ini juga membuat Syeikh As-Sudais membuat prosedur baru. Dia memerintahkan Departemen Imam dan Muazin di Masjidil Haram dan Masjid Nabawi untuk menjadwalkan dua imam dalam setiap pelaksanaan salat fardu.

Imam itu terdiri 1 imam utama dan 1 imam cadangan, jaga-jaga jika imam utama berhalangan. Juga dijadwalkan 3 muazin untuk setiap azan panggilan salat 5 waktu.

Syeikh As-Sudais meminta pengaturan jadwal itu segera dilakukan sehingga tidak mempengaruhi pelaksanaan salat berjemaah di Dua Masjid Suci.

 

banner 400x333

Pos terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *