Tak Jadi Bangun Seribu Masjid, Hanya 999 Masjid Yang Berhasil Soeharto Bangun, Ternyata Ini Alasannya

banner 500x500

Hajinews – Tepat 100 tahun lalu pak Harto dilahirkan di Dusun Kemusuk, Desa Sedayu, Kec Argomulyo, Kab Bantul, Daerah Istimewa Yogyakarta pada 8 Juni 1921. Ayahnya bernama Kartosoediro dan ibunya Soekirah.

Jenderal Besar TNI HM Soeharto menjabat Presiden RI Kedua pasca G30S/PKI selama 32 tahun sejak 1967-1998.

Bacaan Lainnya


banner 400x400

Dibawah pemerintahan pak Harto, pertumbuhan ekonomi Indonesia meroket, kesejahteraan rakyat meningkat pesat, keamanan terjamin, stabilitas politik tinggi, harga harga murah, militer Indonesia kuat dan disegani negara-negara tetangga, Pak Harto berhasil membangun Indonesia dan disegani dunia.

Selama masa pemerintahannya, pak Harto berhasil membangun 999 Masjid yg tersebar di seluruh Indonesia melalui Yayasan Amal Bhakti Muslim Pancasila (YABMP) yg dipimpinnya.

Namun ada juga kekurangannya, korupsinya juga semakin besar meski di zaman Reformasi sekarang ini jauh lebih besar dan meluas daripada zaman Orde Baru lalu.

Dilansir dari laman Djakartatoday.com yang mewawancarai exs Sespri mantan Presiden Soeharto, Irjen Pol Purn Anton Tabah di Jakarta, Rabu (9/6).

Alhamdulillah, saya bisa ikut acara doa syukur 100 tahun bapak Soeharto di Masjid Prawiro Setiko, Masjidnya eyang pak Harto di Godean, Bantul, Yogyakarta bersama ribuan umat Islam.

Ini merupakan salah satu Masjid dari 999 Masjid di seluruh Indonesia dari Sabang sampai Merauke yang dibangun pak Harto selama menjadi Presiden RI. sekarang semuanya makmur digunakan jamaah untuk memahami agama Islam dan ilmu ilmu lainnya yang bermanfaat. Semoga jadi amal jariyah yg terus ngalir pahalanya sampai Yaumil Kiyamat nanti.

Saya ikut menyaksikan, mengawasi dan mengontrol pembangunan Masjid Masjid pak Harto tersebut. Pada awalnya pak Harto ingin membangun 1000 Masjid. Tetapi menjelang beliau wafat, memutuskan 999 Masjid saja, agar supaya ganjil dan mirip Nama-Nama Alloh SWT dimana Alloh SWT mempunyai 99 Nama (Asmaul Husna).

Tepat Milad 100 tahun pak Harto kemarin, sebanyak 200 masjid se Indonesia mengadakan acara syukur dan doa untuk pak Harto secara virtual karena masih masa pandemi.

Saya juga terus memikirkan, bagaimana agar Masjid Masjid warisan pak Harto ini lebih makmur lagi untuk kegiatan kajian kajian Islam dan kegiatan dakwah serta syiar Islam lainnya. (dbs).

banner 400x333

Pos terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *