Hikmah Malam : 4 Lisan yang Membawa ke Neraka



banner 500x500

Hajinews.id – Lisan adalah nikmat yang diberikan oleh Allah SWT untuk kita agar digunakan dengan baik.

Oleh karena itu bila nikmat kita gunakan untuk kebaikan maka lisan sangat mudah untuk mengantarkan ke surga.

Bacaan Lainnya

banner 800x800

banner 400x400

Namun, jika lisan digunakan untuk keburukan, maka sangatlah mudah untuk menghantarkan kita ke neraka.

Dilansir dari kanal YouTube Nasihat Muslim pada 30 April 2021, berikut adalah 4 lisan si ahli neraka:

1. Mencela

Mencela termasuk keburukan karena tidak menjaga lisan, mencela manusia, hujan, angin, binatang, bahkan penyakit, adalah dosa besar.

Ketika turun hujan, manusia merasa aktivitasnya terganggu, kemudian dia mencela dan mencaci hujan maka ini termasuk dosa.

Hati-hati dalam berucap, sebab ucapan bisa membuat dosa besar yang membawa neraka.

2. Berdusta

Berkata dusta merupakan dosa besar yang membawa pelakunya ke neraka dan orang yang suka berdusta akan terhalang dari hidayah.

Orang yang suka berdusta pasti akan celaka, karena Allah SWT berfirman:

“Terkutuklah orang-orang yang banyak berdusta (yaitu) orang-orang yang terbenam dalam kebodohan yang lalai.” (QS. Az-Zariyat: 10-11).

3. Ghibah dan Namimah

Ghibah atau menggosipi orang lain adalah dosa lisan yang sering disepelekan.

Menceritakan kejelakan orang lain sama dengan memakan bangkai saudaranya sendiri.

Demikian juga ancaman yang disampaikan oleh Rasulullah SAW kepada pelaku namimah yaitu mengadu domba bahwa tidak akan masuk surga.

Rasulullah SAW bersabda: “Tidak akan masuk surga orang yang melakukan namimah.” (HR. Muslim).

Bermuka dua bisa jadi bentuk dari namimah karena orang yang bermuka dua adalah orang yang paling buruk disisi Allah SWT.

4. Berkata kotor

Orang yang lisannya kotor dan kasar dibenci oleh Allah SWT dan Rasulullah SAW bersabda:

“Sesungguhnya tidak ada sesuatu apapun yang paling berat ditimbangan kebaikan seseorang mu’min pada hari kiamat seperti akhlaq yang mulia. Dan sungguh Allah benci dengan orang yang lisannya kotor dan kasar.” (HR. Tirmidzi).

Itulah pentingnya menjaga lisan, akhlak yang mulia akan membawanya ke dalam surga.

Dan sebaliknya, jika berkata kotor akan membawa ke dalam neraka.

Maka berkatalah baik, dan jika tidak mampu, maka diamlah.

Semoga bermanfaat dan kita semua selalu dalam lindungan Allah SWT.

 

Facebook Comments
banner 400x333

Pos terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *