Situasi Lebih Parah, Filipina Memasuki Gelombang Kedua Covid 19

Ilustrasi virus Corona. Foto: Dok Pixabay


banner 500x500

Hajinews – Manila – Filipina yang sempat menjadi salah satu negara dengan kasus pandemi virus corona (Covid-19) terburuk di Asia, kembali dihadapkan dengan situasi serupa.

“Situasinya sekarang lebih parah. Ini versi 2.0. Kasusnya lebih tinggi, kami lebih kelelahan,” kata Nick Yañez, perawat ambulans berusia 28 tahun di kota satelit Manila.

Bacaan Lainnya

banner 800x800

banner 400x400

Sejak awal April, Filipina memiliki rata-rata lebih dari 10.400 kasus Covid-19 setiap hari. Data Kementerian Kesehatan menunjukkan, jumlah ini hampir dua kali lipat dari kondisi saat bulan Maret dan jauh di atas 213 per hari pada April 2020.

Pemerintah Filipina sudah melakukan penguncian selama dua minggu di wilayah ibu kota, yang akhirnya diperluas ke 16 kota yang dihuni setidaknya 13 juta orang. Tapi tampaknya hal ini tidak banyak membantu mengurangi ketegangan yang dihadapi sistem kesehatan di negara tersebut.

Unit perawatan intensif di wilayah Manila memiliki kapasitas 84%, sementara 70% tempat tidur bangsal Covid-19 dan 63% tempat tidur isolasi penuh pada 19 April, data pemerintah menunjukkan.

Pada awal April, ketika tidak ada rumah sakit Manila yang bisa menerimanya, seorang pasien Covid-19, Jaybee Garganera, dibawa ke rumah sakit di Clark, Pampanga, 100 km (62 mil) dari rumahnya.

Filipina telah melaporkan 945.745 kasus Covid-19 sejak pandemi dimulai, dengan hampir 17.000 petugas layanan kesehatan terinfeksi. Sejauh ini, sekitar 16.000 orang telah meninggal.

Menteri kesehatan mengatakan, pada hari Jumat, lebih dari 1.400 tempat tidur akan ditambahkan di daerah ibu kota dan lebih dari 100 petugas kesehatan dari bagian lain negara itu dibawa untuk membantu.

Hingga saat ini, hampir 1,3 juta orang telah menerima setidaknya satu dosis vaksin Covid-19. Namun, hingga saat ini, Filipina baru menerima 3 juta dosis dari 140 juta yang ingin diperolehnya. (dbs).

Facebook Comments
banner 400x333

Pos terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *