Syarat Jemaah Umrah dan Haji untuk Bisa Memasuki Dua Masjid Suci

Masjidil Haram Mekah (dok)


banner 500x500

banner 800x800





Hajinews.id – Jemaah haji tahun 2020 diundur akibat pandemi Covid-19, karena virus yang menular begitu cepat dan membuat heboh dunia.

Untuk tahun ini keberangkatan jemaah haji masih direncanakan dan dalam proses vaksinasi.

Bacaan Lainnya


banner 400x400

Karena pandemi Covid-19 belum kunjung membaik Kementerian Haji dan Umrah Kerajaan Arab Saudi mengeluarkan beberapa syarat yang harus dipatuhi oleh jemaah haji dan umrah.

Khususnya untuk pelaksanaan umrah dan salat di masjid suci selama bulan ramadhan 2021.

Persyaratan tersebut dibuat untuk menjaga protokol kesehatan agar memutuskan mata rantai Covid-19.

Dilansir dari PMJ News pada Rabu, 14 April 2021. Berikut 4 syarat yang harus dipatuhi oleh jemaah umrah dan haji.

1. Vaksinasi Covid-19
Vaksinasi merupakan syarat yang utama untuk semua jamaah haji dan umrah karena untuk memasuki dua Masjid Suci harus sudah di vaksinasi. Tapi Dua masjid suci yakni, Masjidil Haram di kota Makkah dan Masjid Nabawi di Madinah.

2. Terdaftar dalam aplikasi Tawakkalna

Jemaah haji harus sudah terdaftar dalam aplikasi Tawakkalna yang merupakan aplikasi milik pemerintah atau aplikasi Eatmarna.

Jemaah yang belum melakukan vaksin tidak bisa daftar pada aplikasi Tawakkalna maupun Eatmarna, karena tidak akan mendapatkan izin melalui kedua aplikasi tersebut.

Aplikasi Tawakkalna berfungsi untuk menentukan status kesehatan jemaah yang ditentukan oleh kode warna dan kode batang.

Aplikasi tersebut bisa diunduh via smartphone yaitu melalui Google Play atau App store. Berikut link download melalui Goole Play https://play.google.com/store/apps/details?id=sa.gov.nic.tawakkalna

3. Menggunakan kendaraan khusus

Para jemaah harus datang menggunakan kendaraan khusus yang sudah ditetapkan, kendaraan yang tidak resmi tidak akan diizinkan berada di kawasan pusat Makkah.

Kemudian pengunjung harus datang tepat waktu agar tidak kehilangan salah satu kesempatan beribadah.

4. Dilarang membawa anak-anak

Khusus untuk bulan Ramadhan tidak boleh membawa anak-anak memasuki dua masjid suci, termasuk berada di halaman sekitar masjid.

Penting, peringatan dari Kementerian Dalam Negeri Arab Saudi untuk jamaah umroh yang memasuki masjid tanpa izin akan dikenakan denda 10 ribu riyal (RP 38 Juta).

Untuk Jamaah sholat ilegal akan dikenakan denda sebesar 1000 riyal (RP3,8 Juta).

Saat bulan ramadhan untuk sholat Tarawih dan Qiyam, dakwah dan bimbingan tidak boleh melebihi 30 menit di semua masjid kerajaan menurut pernyataan dari Kementerian Urusan Islam.

Semua ini harus dipatuhi, usai Raja Salman mengizinkan sholat tarawih di dua masjid suci.

Peringatan dari Kementerian Saudi untuk mematuhi peraturan yang telah dibuat dan mengikuti langkah-langkah pencegahan untuk keselamatan, kesehatan dan keamanan saat mengunjungi dua masjid suci.

 

banner 400x333

Pos terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *