Gubernur Khofifah Minta Perusahaan Jatim Tak Mencicil THR Pekerja

Gubernur Jatim Khofifah Indar Parawansa. (Fiqih Arfani/Antara)
banner 500x500

banner 800x800

Hajinews — Gubernur Jawa Timur Khofifah Indar Parawansa mengingatkan perusahaan di daerahnya agar tidak mencicil pembayaran tunjangan hari raya (THR) para pekerjanya menjelang Lebaran 2021.

”Ini menjelang Ramadan, kemudian akan masuk Idul Fitri 1442 Hijriah. Kami mohon THR untuk pekerja jangan dicicil,” ujar Khofifah seperti dilansir dari Antara di sela penyerahan penghargaan untuk perusahaan yang nihil kecelakaan kerja di Gedung Negara Grahadi di Surabaya, dilansir Jawapos, Selasa (6/4) malam.

Bacaan Lainnya

banner 800x800

banner 400x400

Pesan tersebut seiring dengan sinergitas dari seluruh sektor ketenagakerjaan yang membutuhkan ruang sehingga harus terkawal supaya tetap kondusif. Pesan yang sama sebelumnya juga disampaikan Menteri Koordinator Bidang Perekonomian Airlangga Hartarto yang meminta komitmen pengusaha untuk membayar THR menjelang Lebaran dengan tidak dicicil.

Kepada perusahaan yang meraih penghargaan karena nihil kecelakaan, Gubernur Khofifah berharap agar tetap dipertahankan, bahkan bisa menjadi percontohan bagi perusahaan-perusahaan lain.

”Nihil kecelakaan menjadi penting karena perlindungan terhadap tenaga kerja itu juga penting terhadap keselamatan serta kesehatan pekerja,” ucap Khofifah.

Gubernur perempuan pertama di Jatim tersebut juga memberikan penghargaan untuk sejumlah kepala daerah yang sukses menjadi pembina keselamatan dan kesehatan kerja.

Pada kesempatan sama, juga dilakukan penandatanganan pakta integritas pencegahan perkawinan anak di Provinsi Jawa Timur oleh pemerintah serta unsur dan lembaga masyarakat.

Khofifah memuji Pengadilan Agama Kabupaten Sampang yang Dispensasi Perkawinan (Diska) justru sangat baik dan ada proses pembimbingan supaya anak tidak melanjutkan menikah pada usia dini. Selain itu, Kabupaten Pasuruan juga mendapat apresiasi dari Gubernur karena tercatat kondisi ketahanan keluarga terbaik, yang artinya angka perceraian di daerah tersebut paling rendah.

”Sampang dan Kabupaten Pasuruan ini menjadi referensi, serta percontohan bagi daerah-daerah lain di Jatim,” ucap Khofifah yang juga Ketua Umum PP Muslimat NU tersebut.(dbs)

 

 

Facebook Comments
Bagaimana Reaksi Anda Tentang Berita ini ?
+1
0
+1
0
+1
0
+1
0
+1
0
+1
0
+1
0
banner 400x333

Pos terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *