Banyak Keanehan Terjadi, Sosiolog: Gak Tau Kenapa Semenjak Jokowi Jadi Presiden, Toleransi Jadi Sesuatu yang Ribet

banner 500x500

banner 800x800

Hajinews – Sosiolog, Arief Munandar berpendapat bahwa banyak keanehan yang terjadi di Tanah Air semenjak Joko Widodo alias Jokowi menjabat sebagai presiden.

Salah satunya adalah soal toleransi, menurut Arief Munandar, sejak Jokowi menjadi presiden, toleransi di Indonesia menjadi sesuatu yang rumit.

Bacaan Lainnya

banner 800x800

banner 400x400

Hal tersebut diungkapkannya melalui kanal YouTube Bang Arief.

“Gua gak tau kenapa ya semenjak Jokowi jadi presiden, beberapa tahun terakhir kayaknya yang namanya toleransi ini jadi sesuatu yang ribet,” ucapnya dilansir dari laman Pikiranrakyat-Bekasi.com dari YouTube Bang Arief, Selasa, 6 April 2021.

Tak hanya itu, toleransi pun menurut Arief Munandar menjadi sesuatu yang terlalu diributkan secara berlebihan di Tanah Air.

“Terlalu diomongin, ada konsep baru lah, lalu ada kelompok-kelompok yang dianggap radikal, dan dianggap intoleran segala macam,” tuturnya.

Padahal dahulu sebelum Jokowi memimpin, kata Arief, kasus-kasus semacam itu tidak pernah ada.

“Dulu itu gak pernah ada kasus-kasus yang kayak begitu, akhirnya gua jadi mikir-mikir apa benar ini kasusnya real, ada intoleransi yang macam-macam itu, atau ini sekadar kemudian dikipasin aja,” ucapnya.

Bahkan menurutnya, ada sosok di balik keributan soal intoleransi di Indonesia.

“Jadi ada aktor intelektualnya, ada dalang di balik masalah-masalah intoleransi ini yang kemudian sengaja menciptakan berbagai gesekan tadi karena punya kepentingan-kepentingan politik tertentu, who knows,” ungkapnya.

“Karena dulunya gak ada yang begini-begini,” sambung Arief Munandar.

Lebih lanjut, dia mencontohkan salah satu kasus yang membuktikan dugaannya, yakni soal SKB 3 Menteri.

“Ini berkaitan dengan misalnya SKB 3 Menteri, ada Mendikbud, Menag, dan Mendagri yang menyangkut seragam sekolah,” ucapnya.

“Lu bayangin ya, trigger-nya (pemicunya) cuman ada satu kesalahpahaman di salah satu SMK di Padang di mana ada orang tua siswa yang beragama nonmuslim itu keberatan karena putrinya diwajibkan untuk mengenakan kerudung,” sambungnya.

Padahal itu adalah satu aturan, kata Arief Munandar, yang sebenarnya sudah lama ada dan seharusnya bisa diselesaikan dengan sangat mudah.

Sosiolog, Arief Munandar menanggapi soal toleransi yang terjadi di Indonesia semenjak Jokowi menjadi presiden menjadi lebih ribet. Instagram.com/bangariefm

Tapi entah kenapa, sambung Arief, kemudian pemerintah pusat yakni tiga menteri tadi sangat bersemangat untuk menarik kasus itu ke pusat dengan mengeluarkan SKB yang akhirnya menimbulkan kericuhan.

“Sampai ramai banget ya, bahkan diancam lah sekolah, pemprov atau pemda yang tidak mengikuti SKB ini akan kena sanksi apa segala macam,” ujarnya.

“Gua sih secara pribadi ngerasa, tindakan-tindakan lebay seperti ini yang justru akan memicu friksi atau konflik yang gak penting antarumat beragama yang semula baik-baik aja sebenarnya,” tutup Arief Munandar. (dbs).

Facebook Comments
Bagaimana Reaksi Anda Tentang Berita ini ?
+1
0
+1
0
+1
0
+1
0
+1
0
+1
0
+1
0
banner 400x333

Pos terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *