Jamaah Indionesia Mau Berangkat Umroh? Begini Triknya

Arab Saudi Tutup Penerbangan Umrah
Foto: Antara


banner 500x500

banner 800x800





Hajinews.id – Konsulat Jenderal Republik Indonesia (KJRI) di Jeddah, Arab Saudi, mengatakan bahwa penangguhan masuknya warga negara asing (WNA) dari 20 negara hingga kini masih berlaku, salah satu negara yang ditangguhkan adalah Indonesia.

“Untuk umrah, saat ini sebenarnya tidak ada kebijakan umrah terbatas untuk Indonesia dan negara lain. Yang jelas, Saudi memang menangguhkan sementara masuknya orang dari 20 negara termasuk Indonesia,” kata Eko Hartono, Konsul Jenderal KJRI Jeddah, kepada kumparan, Kamis (18/3).

Bacaan Lainnya


banner 400x400

“Jadi siapa pun yang berangkat dari 20 negara tersebut langsung ke Saudi untuk sementara belum bisa masuk,” sambungnya.

Eko juga mengatakan warga yang berasal dari salah satu dari 20 negara yang ditangguhkan izin masuknya tetap bisa ke Arab Saudi melalui negara selain di daftar tersebut. Hal itu diizinkan selama orang tersebut dalam kondisi sehat.

“Jadi kalau WNI yang sehat mau ke Saudi via Malaysia misalnya, yang tidak termsuk 20 negara itu, ya bisa saja. Tentunya yang bersangkutan perlu karantina dulu tentunya di Malaysia,” jelas Eko.

Daftar 20 Negara

Pada awal Februari 2021, Arab Saudi menangguhkan sementara kedatangan bagi warga negara asing (WNA) dari 20 negara. Kebijakan ini dalam rangka mencegah penyebaran virus corona.

Negara-negara tersebut adalah

  1. Indonesia,
  2. Argentina,
  3. Uni Emirat Arab (UEA),
  4. Jerman,
  5. Amerika Serikat (AS),
  6. Irlandia,
  7. Italia,
  8. Pakistan,
  9. Brasil,
  10. Portugal,
  11. Inggris Raya,
  12. Turki,
  13. Afrika Selatan,
  14. Swedia,
  15. Swiss,
  16. Prancis,
  17. Lebanon,
  18. Mesir,
  19. India,
  20. Jepang.

Hingga kini kebijakan tersebut masih berlaku sampai waktu yang belum ditentukan.

“Jadi, umrah masih terus jalan sekarang, kecuali bagi yang datang langsung dari 20 negara tersebut. Belum jelas sampai kapan kebijakan akan dicabut,” kata Eko.

Per November 2020 hingga kini ibadah umrah memasuki fase tiga. Pada fase ini, jemaah umrah yang diizinkan beribadah di Masjidil Haram sebanyak 20 ribu per hari. Indonesia beberapa kali mengirim jemaah umrah, tapi terhenti setelah Arab Saudi menangguhkan kedatangan WNA dari 20 negara.

banner 400x333

Pos terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *