Kabar Gembira, Ahli Pandemi AS Prediksi Pandemi Covid-19 Segera Berakhir

banner 500x500

Hajinews – Para ahli sangat yakin program vaksinasi Covid-19 bakal efektif. Bahkan Ahli Penyakit Menular Amerika Serikat, dr. Anthony Fauci, yakin bahwa pandemi bisa segera berakhir.

Dr Fauci yang juga menjabat Direktur National Institute of Allergy and Infectious Diseases, itu mengatakan masyarakat AS mengkhawatirkan munculnya varian Covid-19 New York yang disebut-sebut berpotensi lebih menular. Namun dalam sebuah wawancara baru-baru ini, dr. Fauci mengungkapkan bahwa kehidupan normal mungkin akan segera kembali.

Bacaan Lainnya


banner 400x400

“Saya tidak sepenuhnya 100 persen yakin. Tapi, peluang bagus bahwa kita akan melakukannya dengan baik, setidaknya dalam waktu dekat,” tegasnya seperti dilansir dari Science Times, Senin (1/3).

Dalam sebuah wawancara dengan GZero Media, dr. Fauci menilai sudah banyak mimpi buruk yang sudah dilalui. Dia bahkan mencontohkan, landainya kasus Covid-19 kini akan semakin menurun dari minggu ke minggu dan hari demi hari.

Bagaimana Mengakhiri Pandemi?

Meski telah bermunculan varian virus Korona yang berbeda, dr. Fauci mengatakan virus tersebut sensitif terhadap vaksin tetapi sangat mampu menyebar dan menularkan. Dia juga menambahkan jika tersedia cukup vaksin untuk setiap orang, maka perang antara manusia dan virus akan segera berakhir.

Untuk memenangkan pertarungan ini, dr. Fauci berkata bahwa ada dua alat yang sudah tersedia. Pertama adalah ketersediaan vaksin. Kedua adalah langkah-langkah kesehatan masyarakat dasar yang harus diikuti oleh orang-orang dengan ketat yang mencakup penggunaan masker, menghindari kontak dekat, menghindari kerumunan, dan mencuci tangan.

Dalam sebuah artikel, Koresponden Yahoo, Andrew Romano mengatakan kasus virus Korona telah menurun 15 hingga 20 persen per minggu di Los Angeles County dan Miami-Dade County di mana populasi yang terinfeksi masing-masing adalah 35 persen dan 5 persen. Namun, basis data ‘Pelacak Vaksin’ Bloomberg menunjukkan bahwa pandemi akan berakhir dalam tujuh tahun. Ini berdasarkan data vaksinasi di seluruh dunia. (dbs).

banner 400x333

Pos terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *