Soroti Banjir Jakarta, Rocky Gerung: Yang Terparah Era Presiden SBY Saat Jokowi Jadi Gubernur DKI Jakarta

Foto: Antara
banner 452x639
banner 500x500

Hajinews – Pengamat Politik Rocky Gerung menyoroti bencana banjir yang melanda DKI Jakarta.

Akibat bencana banjir ini sejumlah wilayah terendam dan memaksa ribuan warga untuk mengungsi.

Bacaan Lainnya

banner 400x400

Salah satu warga yang terdampak banjir adalah Ketua DPP PDIP Djarot Saiful Hidayat.

Rumah Djarot turut terendam banjir hingga mendapatkan kiriman perabotan rumah tangga dan mengakibatkan dirinya tak bisa kemana-mana

“Kemarin dapat kiriman (banjir). Sudah sampai garasi. Kami tak bisa kemana-mana,” ucapnya.

“Saya dapat kiriman ember, pot bunga. Ular belum, Alhamdulillah,” tambahnya.

Rocky Gerung menilai, banjir terparah terjadi pada saat era Presiden SBY yang saat itu membuat bunderan HI seperti kolam renang.

Kondisi banjir terparah terjadi pada saat Jokowi menjabat sebagai Gubernur DKI Jakarta.

“Yang paling terendam dulu Jakarta sampai masuk Istana Negara,” ujar Rocky Gerung sebagaimana yang dikutip Portalsurabaya.com dari tayangan yang diunggah kanal YouTube Rocky Gerung pada 21 Februari 2021.

“Presiden pada saat itu sampai turun tangan tapi bukan Presiden Jokowi melainkan Presiden SBY,” tambahnya.

Rocky Gerung menilai bahwa hal ini dapat disebut sebagai politik balas dendam, namun untuk apa masuk politik jika saling mengukur paling buruk dalam menangani Jakarta.

“Karena saat itu Presiden Jokowi Gubernur DKI, dan banjir terparah saat itu adalah Jokowi jadi Gubernur DKI, jadi kolam renang di bunderan HI ,” kata Rocky Gerung.

“Jadi politik balas dendam selalu cari pada saat musibah, jadi buat apa masuk politik kalau hanya mengukur siapa yang paling buruk menangani Jakarta,” sambungnya.

Rocky Gerung pun nampak mengingatkan apa yang diucapkan Presiden Jokowi sebelum menjabat menjadi Presiden. Seperti yang diberitakan Tasikmalaya.pikiran-rakyat.com berjudul Rocky Gerung Sebut Presiden Jokowi Ikut Bertanggung Jawab Soal Banjir Jakarta

Pada saat itu Presiden Jokowi pernah menuturkan bahwa tidak akan ada banjir jika dirinya menjabat sebagai Presiden Republik Indonesia.

“Padahal orang mengingat Presiden justru bertanggung jawab kenapa Jakarta hari ini masih banjir, padahal dia sendiri yang bilang kalau dia Presiden Jakarta tidak banjir,” jelas Rocky Gerung.

Sebagai informasi, saat ini beberapa wilayah DKI Jakarta direndam banjir karena curah hujan yang sangat besar.

Berikut titik yang sempat terendam banjir:

Kebayoran Lama, Jakarta Selatan, dengan ketinggian air 31 hingga 70 cm, Kecamatan Tebet, Jakarta Selatan, juga terendam banjir dengan ketinggian 31 hingga 70 cm.

Kelurahan Kampung Melayu, Kecamatan Jatinegara, Jakarta Timur, setinggi 71 hingga 150 cm, Pondok Bambu, Jakarta Timur RW 3, RW 4, dan RW 7 Kelurahan Pondok Bambu, Kecamatan Duren Sawit, Jakarta Timur, terendam banjir dengan ketinggian 31 hingga 70 cm.

Daerah Cipinang Muara, Kecamatan Jatinegara, Jakarta Timur, dengan ketinggian 31 hingga 70 cm, Kelurahan Cipinang Melayu, Kecamatan makasar, Jakarta Timur, terendam banjir dengan ketinggian 71 hingga 150 cm.

Terparah di Kampung Melayu, Kecamatan Jatinegara, Jakarta Timur, terendam banjir dengan ketinggian lebih dari 150 cm. (dbs).

Facebook Comments
Bagaimana Reaksi Anda Tentang Berita ini ?
+1
0
+1
0
+1
0
+1
0
+1
0
+1
0
+1
0
banner 400x333

Pos terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *