Hoaks! Tidak Benar Jemaah Haji Indonesia Ditolak Arab Saudi karena Utang Akomodasi

banner 904x1280
banner 500x500

Jakarta, hajinews.id – Beredar informasi melalui media pesan di masyarakat tentang utang akomodasi jemaah haji Indonesia ke Arab Saudi. Ini yang menyebabkan negara tersebut menolak kedatangan jemaah haji Tanah Air.

Tangkap layar berita palsu (hoaks) yang beredar di medsos terkait Jemaah Haji Indonesia Ditolak Arab Saudi karena Utang Akomodasi

Ketua Pelaksana BPKH Anggito Abimanyu mengatakan, informasi jemaah haji Indonesia ditolak Arab Saudi karena utang akomodasi bukan akibat Covid-19 adalah hoaks.

Bacaan Lainnya

banner 400x400

“Hoaks,” kata Anggito dilansir Liputan6.com pada kamis (19/2/2021)

Sementara, Plt Dirjen Penyelenggaraan Haji dan Umrah Oman Fathurahman memastikan bahwa Indonesia tidak mempunyai utang akomodasi jemaah ke Arab Saudi.

Informasi Indonesia belum bayar akomodasi jemaah jelas keliru dan menyesatkan. Jemaah haji Indonesia juga tidak pernah ditolak Arab Saudi,” tegas Oman seperti mengutip laman Kemenag.go.id, di Jakarta, seperti dikutip Kamis (18/2/2021).

Menurut Oman, Indonesia selama ini dikenal sebagai negara dengan manajemen penyelenggaraan haji terbaik di dunia. Hal itu tentunya tidak terlepas dari manajemen pengelolaan haji yang baik dalam segala aspek, termasuk dalam proses pengadaan layanan di Arab Saudi, baik transportasi, katering, maupun akomodasi.

“Indonesia itu terbaik dalam manajemen penyelenggaraan ibadah haji. Itu diakui banyak negara, dan tidak sedikit dari mereka yang melakukan studi banding,” ujar Oman.

Terkait dana haji, Oman kembali menegaskan bahwa sejak terbitnya Peraturan Pemerintah Nomor 5 Tahun 2018 tentang Pelaksanaan Undang-Undang Nomor 34 Tahun 2014 tentang Pengelolaan Keuangan Haji, dana haji telah dialihkan kepada Badan Pengelola Keuangan Haji (BPKH).

“Per-bulan Februari dana haji sebasar Rp 103 Triliun, semuanya sudah menjadi wewenang BPKH,” tegasnya.

Dia juga menegaskan jika Kementerian Agama sudah tidak mempunyai tugas pokok dan fungsi untuk mengelola, apalagi mengembangkan dana haji dalam bentuk apapun.

Facebook Comments
Bagaimana Reaksi Anda Tentang Berita ini ?
+1
0
+1
0
+1
0
+1
0
+1
0
+1
1
+1
0
banner 400x333

Pos terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *