Alhamdulillah, Tahun Ini Ibadah Umroh Sudah Bisa Dimulai, Ini Syarat-syarat Yang Harus Diperhatikan

banner 904x1280
banner 500x500

Hajinews – Bagi umat islam Umrah adalah salah satu ibadah sunnah yang harus dijalankan.

Hal ini dikarenakan memang Umrah menjadi budaya tersendiri bagi masyarakat islam di Indonesia.

Bacaan Lainnya

banner 400x400

Terbukti dengan banyaknya jemaah Umrah yang setiap tahun terus betambah banyak.

Tak jarang juga artis yang melaksanakan ibadah Umrah untuk lebih dekat lagi dengan Tuhan Yang Maha Esa.

Namun di tengah pandemi Covid-19 ini, banyak orang yang mengurungkan niatnya untuk melaksanakan ibadah Umrah.

Jika kalian ingin pergi Umrah tahun ini, coba cek syarat Umrah yang di tetapkan pemerintah Arab Saudi untuk Indonesia.

Dilansir dari laman Kompas.com, Kepala Badan Umrah Asosiasi Muslim Penyelenggara Haji dan Umrah Republik Indonesia (Amphuri) Zaki Zakaria Anshary mengatakan bahwa syarat untuk pergi Umrah bagi jemaah Indonesia adalah berumur 18-60 tahun.

Hal ini lantaran memang untuk mengantisipasi lonjakan jemaah dan juga mengantisipasi adanya penyebaran Covid-19.

“Informasi terbaru dari beberapa Muassasah Saudi Arabia menyatakan syarat umur bagi jemaah umrah khusus Indonesia menjadi 18-60 tahun,” ujar Zaki.

Padahal sebelumnya kuota umur untuk jemaah Umrah Indonesia sendiri adalah 18-50 tahun.

Hal ini disambut baik masyarakat Indonesia lantaran kuota umur yang sebelumnya 18-50 tahun menjadi 18-60 tahun.

Sebab untuk saat ini pendaftar jemaah Umrah di Indonesia berumur lebih dari 50 tahun.

“Pendaftar Umrah yang berumur 50 tahun sangat banyak,” sambungnya.

Adapun beberapa syarat lagi adalah masyarakat harus melakukan tes PCR sebagai syarat penting untuk melakukan ibadah Umrah.

Hal ini bertujuan untuk mengetahui kondisi seseorang yang akan berangkat di tengah pandemi Covid-19.

Langkah ini kemudian dilakukan Amphuri untuk kemudian bisa menggratiskan masyarakat supaya tidak membayar tes PCR.

Amphuri kemudian menyurati kepala BNPB selaku Ketua Satgas Covid-19 agar masyarakat tidak membayar tes PCR 2 kali dan karantina 5 hari .

Hal ini belum pasti akan berlaku untuk ibadah Haji, karena memang hingga saat ini belum ada kepastian dari pemerintah Arab Saudi terkait ibadah Haji 1442H/2021M.

Namun melalui Menteri Agama KH Yaqut Cholil Qoumas akan melakukan persiapan mengingat penyelenggaraan ibadah Haji semakin dekat. (dbs).

Facebook Comments
Bagaimana Reaksi Anda Tentang Berita ini ?
+1
0
+1
0
+1
0
+1
0
+1
0
+1
0
+1
0
banner 400x333

Pos terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *