PDIP Dianugerahi Rekor Muri, Netizen; “Rekor Partai Paling Korup, Ada Nggak?”

PDIP Dianugerahi Rekor Muri Netizen; "Rekor Partai Paling Korup
banner 904x1280
banner 500x500

Hajinews – PDI Perjuangan (PDIP) mendapatkan penghargaan Museum Rekor Indonesia (MURI). Penyampaian penghargaan itu disampaikan langsung oleh Penggagas MURI Jaya Suprana.

Jaya yang hadir secara virtual itu membeberkan ada tiga penghargaan MURI yang diberikan kepada PDIP. Pertama, penghargaan kepesertaan HUT ke-48 PDIP secara daring terbanyak.

Bacaan Lainnya

banner 400x400

“Dengan penuh kerendahan hati saya mohon berkenan untuk dapat menganugerahkan tiga piagam penghargaan museum record Indonesia (MURI) dalam rangka HUT ke-48 dan rakernas PDIP. Satu, prosesi HUT Partai Politik secara daring peserta terbanyak, yaitu 73.367 peserta yang terdiri dari DPP, plus 34 provinsi dengan 1367 peserta. Joe Biden juga harus belajar dari kita, dari PDIP,” kata Jaya di sela rapat DPP PDIP bersama Muri, Senin (18/1)

“Rekor kedua, penanaman pohon terbanyak oleh anggota parpol serentak yaitu 357.975 dengan jumlah pohon 579.247 waduh, ampun saya. Yang nyebutnya saja sampai pusing ini, karena begitu banyak,” ujar Jaya.

Terakhir, MURI juga memberikan penghargaan atas rekor pembagian tumpeng terbanyak saat HUT ke-48 PDIP kepada masyarakat.

“Sebagai bangsa Indonesia yang menjunjung tinggi mahakarya, kebudayaan nusantara ini, Ulang tahun PDIP di laksanakan dengan pembagian tumpeng terbanyak, DPP dan DPD seluruhnya 7.763 tumpeng. Ini semua dibagikan kepada para panti asuhan panti jompo dan berbagai komunitas kemanusiaan,” kata Jaya.

Beberapa Netizen langsung menanggapi berita mengenai penghargaan yang didapatkan PDIP dari Museum Rekor Indonesia (MURI),

“Wakwaw rekor Koruptor terbanyak gaK ada pak”, tulis akun @Cobain76946540.

Berani gak bikin rekor partai yg banyak menelurkan para koruptor…”, cuit akun @BabangAcan. (dbs).

Facebook Comments
Bagaimana Reaksi Anda Tentang Berita ini ?
+1
0
+1
2
+1
0
+1
9
+1
1
+1
0
+1
0
banner 400x333

Pos terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *