Mengenang Syeikh Ali Jaber, Punya Kekayaan Melimpah dan Ahli Sedekah

banner 500x500

Hajinews.id – Tanah Air kembali berduka, Ulama Besar Indonesia, Syeikh Ali Jaber menghembuskan nafas terakhirnya hari Kamis (14/1/2021) pagi tadi.

Selain berdakwah, Syekh Ali Jaber juga memanfaatkan waktunya untuk berdagang. Salah satunya dengan membangun villa di sebuah daerah di Indonesia. Hal ini membuatnya sangat berkecukupan bila berbicara masalah harta kekayaan. Jika berkunjung ke villa milik Syekh Ali Jaber, pengunjung akan disuguhkan pemandangan alam yang indah, arsitektur bangunan villa yang asri dan menawan, hingga fasilitas villa yang cukup lengkap. Saking luasnya, villa ini juga menyediakan mobil golf untuk berkeliling. Ada ballroom dan setiap villa ada kolam berenang serta setiap kamar dilengkapi AC dan kamar mandi. Ada juga satu khusus VIP untuk pasangan suami istri. Harga sewanya berkisar dari 2 juta hingga 4 juta rupiah.

Bacaan Lainnya

banner 400x400

Kendati demikian, dalam semasa hidupnya Syeikh Ali merupakan sosok Ulama yang kharismatik dan sering melakukan sedekah dan amalan baik lainnya. Apalagi ketika beliau membagikan berbagai resep dahsyatnya sedekah pada saat subuh dalam suatu pengajian. Dalam resep tersebut, Syeikh Ali mengungkapkan bahwa dirinya sudah menemukan waktu sedekah yang sangat baik.

“Semua waktu sebenarnya baik, tapi saya menemukan sedekah subuh itu yang paling baik, paling dahsyat, yang paling cepat terkabul hajat kita. Kenapa sedekah subuh dahsyat? Karena setiap waktu subuh Allah turunkan malaikat tugasnya cuma satu, mendoakan orang yang berinfak di subuh hari,” ujarnya mengutip IDN Times.

Melakukan sedekah subuh, lanjutnya, tidak perlu mencari anak yatim atau orang miskin saat subuh, namun cukup buat kotak amal dari kaleng atau botol.

“Setelah salat subuh atau sebelum melakukan aktivitas, isi sedekah dengan disertai memanjatkan hajat. Jika ibu-ibu sedang berhalangan tidak salat, bisa dilakukan isi sedekah sebelum aktivitas,” ujar beliau.

Dirinya juga mengungkapkan banyak jemaah yang sudah menjalankan sedekah subuh ini dan alhamdulilah terbukti. Sedekah bisa dilakukan untuk orang tua, dibukakan pintu rizki, sedekah agar diberi keturunan, mencari jodoh, masalah utang, ingin hafal Al-Qur’an, dan sebagainya.

“Tapi kalau boleh saya usulkan satu kali sedekah fokus satu hajat, jangan sedekahnya koin tapi permintaannya banyak sekali disampaikan sampai terbit matahari, eh malu sama Allah,” ucapnya.

Sebelumnya, pada tahun 2016 silam Syeikh Ali Jaber dalam ceramahnya mengatakan ingin dimakamkan di Lombok saat nanti ia meninggal dunia.

Dikatakannya, Lombok menjadi tempat yang berkesan di hatinya. Dalam video YouTube di Channel Ai Liee Cha dengan tajuk ‘Syeikh Ali Jaber Ingin Wafat di Pulau Lombok’ yang tayang 4 Oktober 2016 lalu, Syeikh Ali mengatakan Lombok sangat nyaman.

“Ketika saya di Lombok ini, saya jauh merasa nyaman. Pertama, saya berjuang di Indonesia memang di Lombok. Anak saya lahir Lombok. Salah satu kakek saya meninggal, mati syahid karena lawan jajah Jepang di Lombok,” terang Syekh Ali dalam ceramahnya pada 2016 silam.

Dimata Syeikh Ali Jaber, Lombok menjadi tempat yang selalu masuk dalam doanya seperti layaknya Madinah.

“‘Ya Allah kalaupun saya mau milih dan memohon meninggal di madinah, tapi kalau saya menetapkan meninggal di Indonesia mohon saya mau dimakamkan di Lombok,” kata Syeikh Ali Jaber.

 

 

Facebook Comments
Bagaimana Reaksi Anda Tentang Berita ini ?
+1
0
+1
0
+1
0
+1
0
+1
0
+1
0
+1
0
banner 400x333

Pos terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

0 Komentar