Terus Kejar Harun Masiku, KPK: Selama Tak Melihat Kuburannya, Maka Dianggap Masih Hidup!

Harun Masiku (foto ist)


banner 500x500

banner 800x800





Hajinews — Harun Masiku di mana? Hingga kini, teka-teki keberadaan buronan Harun Masiku yang jadi tersangka kasus suap ini masih dipertanyakan. Kendati demikian Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) masih terus berusaha mencari keberadaannya.

Plh Deputi Penindakan KPK Setyo Budiyanto pun dengan tegas menyebut pihaknya belum tau status Harun Masiku hingga kini. Namun jika jenazah dan kuburannya tidak terlihat maka Harun Masiku statusnya masih hidup dan akan terus diburu.

Bacaan Lainnya


banner 400x400

“Apakah statusnya MD (meninggal dunia) atau disembunyikan, terkait MD atau tidak selama kami tidak melihat jenazahnya di mana, makamnya di mana, kuburannya di mana, maka kami menganggap yang bersangkutan saat ini statusnya masih hidup,” katanya saat jumpa pers di Gedung KPK, Jakarta yang disiarkan melalui akun Youtube KPK via Galamedia yang dipantau di Jakarta, Minggu (10/1/2021).

Oleh karena itu, kata dia, KPK menganggap belum tertangkapnya Harun sebagai “utang” yang harus dibayar sesegera mungkin oleh para penyidik KPK.

“Itu adalah upaya yang akan dilakukan oleh para penyidik untuk berusaha mencari, menelusuri keberadaan dari HM ini. Merupakan salah satu tanggung jawab yang harus kami selesaikan, kami tuntaskan dengan harapan ini ‘utang’ dari para penyidik yang harus bisa dibayar dengan cara menemukan, penangkapan kepada HM,” ujar Setyo.

Sebelumnya, KPK melalui Pelaksana Tugas (Plt) Juru Bicara KPK Bidang Penindakan, Ali Fikri mengungkapkan akan terus cari keberadaan tersangka Harun Masiku.

“Kami (KPK) tentu menghargai masukan dari ICW (Indonesia Corruption Watch) tersebut, namun demikian perlu kami sampaikan bahwa setelah tertangkapnya tersangka HS (Hiendra Soenjoto), KPK juga terus mencari keberadaan para DPO lainnya termasuk di antaranya tersangka HAR (Harun Masiku),” kata Ali Fikri, Senin 2 November 2020.

KPK juga terus lakukan evaluasi agar pencarian ini lebih optimal , agar perkara ini bisa diselesaikan dengan cepat.

“Satgas (Satuan Tugas) KPK yang bertanggung jawab menyelesaikan perkara dimaksud telah pula dilakukan evaluasi agar lebih optimal dalam upaya proses pencarian DPO dimaksud. Setiap kegiatan yang dilakukan Satgas dipastikan juga atas sepengetahuan Direktur Penyidikan KPK yaitu Karyoto,” tegas Ali Fikri.

Peneliti ICW Kurnia Ramadhana dalam keterangannya mengatakan, keberhasilan penyidik KPK dalam menemukan dan menangkap DPO Hiendra Soenjoto layak untuk diapresiasi.

Tapi semestinya hal itu juga dapat diikuti oleh tim satgas yang menangani buronan lainnya seperti Harun Masiku.

ICW mengusulkan, agar tim satgas pencarian Harun Masiku dapat dievaluasi bahkan lebih baik dibubarkan saja.

 

banner 400x333

Pos terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

0 Komentar