Dihina Orang, Aa Gym: Tidak Semua Kata-kata Harus Didengar, Tidak Semua Tulisan Harus Dibaca

Dihina Orang, Aa Gym: Tidak Semua Kata-kata Harus Didengar
aa gym
banner 500x500
Hajinews – Pendakwah kondang asal Bandung, Abdullah Gymnastiar atau akrab disapa Aa Gym mengaku dikirimi sebuah video yang berisi hinaan tentang dirinya.

“Suatu saat ada yang kirim video, ‘Aa ini ada orang yang menghina Aa’,” ucapnya seperti dikutip dari kanal YouTube Aa Gym Daily Vlog pada Senin, 11 Januari 2021.

Bacaan Lainnya

banner 400x400

Aa Gym menyatakan bahwa sang penghina tersebut tidak berbicara apa-apa karena dirinya tidak mau menyetel video hinaan tersebut.

Alasannya, ia tidak mau melukai hatinya lantaran dengan sengaja menyetel video tersebut.

“Kata-kata yang melukai itu biasanya karena kita baca, kita dengar, dan kita saksikan, kalau toh itu tidak ada manfaatnya, kalau toh itu hanya perkataan dari orang yang emosi, orang yang benci, dan tidak punya nilai tambah,” tuturnya.

“Untuk apa kita kita melukai hati kita sendiri dengan menyengajakan membaca, menyengajakan mendengar ataupun melihat,” katanya.

Namun Aa Gym menegaskan bukan berarti sebagai seorang manusia kita tidak perlu mendengar pendapat dari orang lain dan menjadi keras kepala.

“Memang ada kalanya kita harus mau mendengar koreksi, tetapi kalau memang hal ini tidak ada manfaat maka tidak usah memaksakan diri untuk merobek-robek diri dengan membaca, mendengar, dan menyimak,” ucapnya.

Aa Gym menilai akan ada masyarakat yang enggan divaksin karena khawatir akan efek samping jika sarannya ini tak dilakukan. Selain itu, Aa Gym siap menjadi orang yang divaksin asal pemerintah dapat memastikan keamanan hingga kehalalan vaksin Corona.

“Dan apabila sudah halal nanti dari BPOM dan MUI, Aa sangat-sangat bersedia, Dengan catatan, vaksin sudah terbukti dan teruji akan membawa kemanfaatan dan menjauhkan dari kebinasaan,” tuturnya

Sumber : pikiranrakyat

 

Facebook Comments
Bagaimana Reaksi Anda Tentang Berita ini ?
+1
0
+1
0
+1
0
+1
0
+1
0
+1
0
+1
0
banner 400x333

Pos terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *