Intervensi RS Ummi, Bima Arya Bikin Gaduh

Walkot Kota Bogor Bima Arya. Foto: Dok Humas Pemkot Bogor
banner 500x500

Jakarta, Hajinews.id – Walikota Bogor Bima Arya telah membuat kegaduhan dengan melakukan intervensi terhadap pihak rumah sakit yang menangani Imam Besar FPI Habib Rizieq Shihab.

Ketua Presidium MER-C Sarbini menyayangkan tindakan politisi PAN dan Ketua Satgas Covid-19 Kota Bogor itu yang dinilai berlebihan. Apalagi, Bima Arya juga rajin mengabarkan kondisi Habib Rizieq Shihab.

Bacaan Lainnya

banner 400x400

“Perihal menyampaikan kondisi kesehatan adalah domain keluarga. Bahkan pihak rumah sakit atau dokter yang merawat tidak memiliki hak untuk menyampaikan tanpa seizin keluarga,” ujar Sarbini dalam keterangannya seperti dikutip Republika.co.id, Minggu (29/11/2020).

Bima, menurut Sarbini harus belajar etika kedokteran ndependensi tenaga medis dalam bekerja. Selain itu, Bima juga perlu belajar mengenai hak pasien dalam menerima atau menolak semua upaya pemeriksaan dan pengobatan yang akan diberikan tanpa intervensi atau tekanan pihak mana pun.

“Jangankan dalam situasi normal, di daerah bencana dan peperangan saja wajib kita selaku tenaga medis tetap menjaga profesionalitas dan menghormati hak-hak pasien,” ucap Sarbini.

Oleh karena itu, Sarbini meminta agar Bima mempercayakan penanganan Habib Rizieq Shihab kepada pihak rumah sakit dan tim medis yang menangani.

“Saat ini semua pemeriksaan yang perlu dilakukan tengah berjalan dan pengobatan akan dijalankan sesuai dengan masalah kesehatan yang ditemukan,” ujar Sarbini.

Sarbini juga mengimbau agar semua pihak tidak membuat kegaduhan atas kondisi saat ini. Dia meminta agar semua pihak bisa menghormati hak privasi Habib Rizieq Shihab sebagai pasien dan mempercayakan penanganan sepenuhnya kepada tim medis.

Sebelumnya, Wali Kota Bogor sekaligus Ketua Satuan Tugas (Satgas) Covid-19 Bima Arya melaporkan RS Ummi ke Polresta Bogor Kota, Sabtu (28/11/2020). Laporan terkait upaya penghalangan kerja Satgas Covid-19 Kota Bogor terhadap kondisi Imam Besar FPI Habib Rizieq Shihab/

“Kami bekerjasama dengan kepolisian. Ini bagian dari kesepakatan bahwa saat pengambilan swab, semua harus sesuai prosedur dan aturan,” kata Bima.

 

 

 

 

Facebook Comments
Bagaimana Reaksi Anda Tentang Berita ini ?
+1
0
+1
0
+1
0
+1
0
+1
0
+1
0
+1
0
banner 400x333

Pos terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

0 Komentar