Kisah Sukses Adnan Ebrahim, Dari Minder Jadi Miliarder

banner 500x500

Hajinews.id – “Saya malu memberi tahu teman tentang bisnis saya”. Itulah perkataan Adnan Ebrahim, yang sekarang menjadi pengusaha teknologi sukses.

Dilansir dari BBC, Adnan mendirikan situs web Car Throttle, sebuah komunitas online untuk penggemar mobil. Semua itu dia kerjakan dari kamar tidurnya sebagai seorang pelajar yang telah menunjukkan jiwa kewirausahaan sejak usia muda.

Bacaan Lainnya

banner 400x400

Sejatinya, Adnan hanya seorang anak muda yang pemalu dan kurang percara pada dirinya sendiri. Ia mengatakan perlu waktu sebelum bercerita tentang bisnisnya.

“Saya merasa kalau saya cerita, teman-teman tak begitu mengerti dan tertarik juga.”

Ia mengatakan ia ingat momen saat mulai bercerita tentang bisnisnya, Car Throttle kepada teman satu kos, namun ternyata tanggapannya, berbeda dari yang ia perkirakan.

“Saya bilang, saya punya sesuatu yang besar. Saya punya situs, dan saya ingat teman saya bilang, ‘so what?’, hal itu bukan satu hal yang menarik untuk dia,” cerita Adnan.

Namun, ia tetap melanjutkan bisnisnya hingga bertahun-tahun kemudian, angka satu juta mendatanginya. Melalui YouTube, Facebook dan Website.

“Kami berkembang cepat,” katanya.

Ia pun akhirnya menjual Car Throttle pada 2019 ke Dennis Publishing, setelah berhasil membangun pengikut lebih dari 15 juta dan 2,5 miliar orang yang menonton video. Douglas McCabe, pakar teknologi dan media serta pemimpin eksekutif Enders Analysis, mengatakan bisnis Adnan bukanlah situs penting tentang mobil namun berhasil mendapat penonton yang besar.

“Situs ini menarik pembaca baru, dengan lebih dari 60% pelanggan berusia di bawah 35 tahun. Jangkauan dalam media sosial sangat bernilai, sektiar 14 kali dan 17 kali lebih banyak dari situs Auto Express dan Car Buyer.” ujar seorang analis.

Tahun ini, Adnan masuk dalam daftar pengusaha sukses di majalah Forbes untuk kategori Forbes Under 30. Adnan mengatakan ia tidak pernah menyesal memulai bisnis pada saat begitu muda, namun ia menyatakan seharusnya lebih agresif meraih peluang.

“Waktu lebih muda, saya merasa sering minder,” tambahnya.

Adnan saat ini adalah pemimpin eksekutif perusahaan kesehatan mental, MindLabs, yang didirikan bersama mitra kerjanya Gabor Szedlak. Nasihatnya untuk para pengusaha teknologi adalah:

“Jalan menuju keberhasilan tak mudah, banyak tantangan. Yang harus disadari adalah, kita akan melakukan kesalahan, dan itu wajar. Yang perlu dilakukan adalah terus berusaha. Banyak hal yang sulit, itulah yang bisa saya gambarkan apa yang saya lalui,” tutupnya.

 

 

Facebook Comments
Bagaimana Reaksi Anda Tentang Berita ini ?
+1
0
+1
0
+1
0
+1
0
+1
0
+1
0
+1
0
banner 400x333

Pos terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *