BERANDA BERITA KESEHATAN UTAMA

Waspadai Vaksin Covid-19 Palsu Beredar

   

Jakarta, Hajinews.id – Vaksin Covid-19 direncanakan akan diberikan kepada masyarakat pada awal 2021 mendatang. Ada dua program, yakni vaksin gratis menyasar untuk pengguna BPJS Kesehatan dan vaksin mandiri untuk 75 juta orang kelompok masyarakat mampu.

Mengenai hal itu, Pengamat Kebijakan Publik Agus Pambagio mengatakan, skema penyaluran vaksin Covid-19 ini masih menyisakan celah. Menurutnya, pemerintah perlu mengedukasi masyarakat demi menghindari penyebaran barang palsu.

“Sekarang yang kita tahu kan dijualnya mahal, hanya orang-orang tertentu yang bisa. Untuk itu nanti yang murah dijual, yang bikin itu palsu atau pasar gelap. Kemungkinan itu harusnya sudah diantisipasi dari jauh-jauh hari,” kata Agus, Minggu (22/11/2020).

“Jadi Erick Thohir (dan Satgas Penanganan Covid-19 dan Pemulihan Ekonomi Nasional) sudah punya tools bagaimana cara pencegahannya, karena ini kan perdagangan jasa,” sambung dia.

Tanpa ada penjelasan rinci, lanjut Agus, masyarakat akan kesulitan untuk bisa membedakan mana vaksin Covid-19 yang terverifikasi, dan mana barang palsu yang berasal dari pasar gelap atau black market.

Karenanya, Agus menekankan pemerintah juga perlu tegas dalam menindaki oknum penyebar vaksin Covid-19 palsu. Siapapun yang memalsukan itu harus diadili.

“Jangan cuman basa-basi nanti dimasukin penjara tapi kemudian keluar, enggak akan pernah beres. Enggak harus (bikin aturan/kebijakan baru), pakai KUH Pidana aja. Ngapain bikin lagi,” tukasnya.

Facebook Comments

Tambah Komentar

Tinggalkan Komentar

%d blogger menyukai ini: