BERANDA BERITA POLITIK UTAMA

Tokoh Papua Bela Habib Rizieq Shihab

   

Jakarta, Hajinews.id – Tokoh Papua Natalis Pigai geram pemerintahan Presiden Joko Widodo (Jokowi) tidak menindaklanjuti 20 laporan kasus pelanggaran HAM yang masuk ke Komnas HAM pada 2017 lalu. Aduan terkait dugaan kriminalisasi terhadap Imam Besar Front Pembela Islam (FPI) Habib Rizieq Shihab pada periode 2012-2017.

“Pemerintah Jokowi memandang remeh saya, tapi mereka tidak tahu kalau kecerdasaan mutiara timur ini ternyata melampaui mereka,” ujarnya seperti dilansir dari RMOL di Jakarta, Minggu (22/11/2020).

Kini, ia memilih menempuh jalur di luar pemerintahan untuk tetap membela Habib Rizieq Shihab dan menyuarakan dugaan kriminalisasi terhadap ulama.

“Walau tidak punya DNA Islam, saya tahu mereka berjuang untuk keadilan di atas bait-bait kitab sucinya,” tegasnya.

Sementara Kepala Staf Kepresidenan (KSP) Moeldoko, membantah pemerintah melakukan kriminalisasi ulama sebagaimana diutarakan Habib Rizieq Shihab. Moeldoko justru heran dengan istilah itu.

“Sebenarnya, tidak adalah istilah kriminalisasi ulama itu enggak ada. Kita tidak mengenal istilah itu dan kita tidak mau, mosok ulama dikriminalisasi,” ujarnya, beberapa waktu lalu.

Moeldoko mengatakan, tugas negara adalah melindungi segenap bangsa. Karena itu, tidak mungkin negara melakukan kriminalisasi pada kelompok-kelompok tertentu. Hanya orang yang salah dan terbukti secara hukum yang kemudian ‘dikriminalisasi.’

“Jadi, siapa yang dikriminalisasi? Yang salah. Terus yang salah siapa? Ya enggak ngerti, apakah dia ulama apakah dia ini, apakah dia ini. Tapi jangan terus bahasanya kriminalisasi ulama. Enggak. Kriminalisasi yang salah,” tandas Mantan Panglima TNI itu.

Facebook Comments

Tambah Komentar

Tinggalkan Komentar

%d blogger menyukai ini: