BERANDA BERITA POLITIK UTAMA VIDEO

Lihat Perbedaan Surat Panggilan Anies dan Kang Emil

 

Jakarta, hajinews.id – Beberapa hari belakangan ini ramai pemberitaan mengenai kepala daerah yang dipanggil kepolisian terkait acara yang melibatkan Imam Besar Front Pembela Islam (FPI) Habib Rizieq Shihab (HRS). Mulai dari Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan hingga besok, Gubernur Jawa Barat Ridwan Kamil.

Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan merupakan salah satu pihak yang dipanggil kepolisian terkait kerumunan akad nikah putri HRS sekaligus acara peringatan Maulid Nabi Muhammad SAW di Petamburan Jakarta. Ia dimintai keterangan oleh Polda Metro Jaya pada 17 November, untuk mengklarifikasi terkait aturan Pembatasan Sosial Berskala Besar (PSBB) Transisi Jakarta.

Di dalam surat pemanggilan tersebut tertulis Pasal 93 Jo Pasal 9 UU Nomor 6 Tahun 2018 Tentang Kekarantinaan Kesehatan dan/atau Pasal 216 KUHP.

Pada saat itu, Anies akhirnya memenuhi pemanggilan tersebut dan diperiksa selama 9.5 jam. Anies dicecar 33 pertanyaan oleh penyidik Polda Metro Jaya.

“Ada 33 pertanyaan yang tadi disampaikan menjadi sebuah laporan sepanjang 23 halaman. Semuanya sudah dijawab seusai dengan fakta yang ada, tidak ditambah tidak dikurangi,” ucap Anies usai diperiksa di Mapolda Metro Jaya, seperti dikutip dari rri.com pada Selasa (17/11/2020) lalu.

Gubernur Jawa Barat Ridwan Kamil juga akan dimintai keterangannya oleh Bareskrim Polri. Ia dimintai klarifikasi seputar kerumunan yang dihadiri HRS di kawasan Megamendung, Bogor pada 14 November lalu. Kang Emil, diundang untuk datang memberikan klarifikasi pada Jumat (20/11/2020) besok di Gedung Bareskrim Polri.

Uniknya, dalam surat untuk Kang Emil, pasal yang ingin didalami sedikit berbeda dengan Anies. Yakni Pasal 14 ayat 1 dan 2 UU No 4 tahun 1984 tentang Wabah Penyakit Menular, lalu Pasal 93 UU No. 6 Tahun 2018 tentang Kekarantinaan Kesehatan, dan Pasal 212, 214, 216, dan 218 KUHP.

Sementara, sebelumnya Gubernur Jawa Barat telah meminta maaf  atas terjadinya kerumunan di tengah pandemi virus corona dalam kegiatan di Megamendung, Kabupaten Bogor yang dihadiri Rizieq Shihab beberapa waktu lalu. Berikut video permintaan maaf Ridwan Kamil yang dikutip dari kompastv

 

Facebook Comments

Tambah Komentar

Tinggalkan Komentar

%d blogger menyukai ini: