BERANDA BERITA KISAH HAJI SUKSES UTAMA

Kisah Sukses HM Fitno, dari Penjual Bambu Kini Jadi Konglomerat

 

Hajinews.id – Baru-baru ini, nama H Muhammad Fitno atau yang dikenal sebagai MH Fitno mencuri perhatian publik meski memiliki harta melimpah, ternyata Fitno tidak bisa lepas dari kesan sederhana dan dermawan. Tidak hanya itu, perjalanan hidup Fitno juga menarik untuk diperbincangkan.

HM Fitno merupakan pengusaha muda asal Pangkal Pinang, Kepulauan Bangka. Dirinya dikenal sebagai pengusaha sukses lewat bendera F Corp yang diambil dari inisial namanya. HM Fitno juga memiliki rumah mewah di kawasan elite Pondok Indah. Dilansir dari merdeka.com, sebelum menjadi  pengusaha kaya raya jalan terjal pernah dilalui Fitno. Fitno pernah berjualan bumbu di pasar saat masih duduk di bangku SMP hingga SMA.

“Waktu remaja SMP kelas 3 sampai kelas 2 SMA saya dagang di pasar, jadi menjelang 10 terakhir di bulan Ramadan menjelang Lebaran, saya berjualan di pasar untuk membeli baju dan bantu ibu beli kue Lebaran,” kata Fitno dilansir dari Youtube Boy William.

Dilansir dari merdeka.com perjuangannya di masa lalu membuat Fitno memiliki tekad menjadi pengusaha sukses. Demi meraih impiannya ia pun memutuskan merantau ke Jakarta dengan hanya bermodalkan Rp500 ribu.

“Saya dari Bangka ke Palembang dulu sebelum ke Jakarta. Dari Palembang ke Jakarta modalnya cuma Rp50 ribu. Tahun 1995 aku bertekad kerja dulu lah sesuai dengan bidang saya. Akhirnya saya kerja ke Jakarta,” kata Fitno seperti dikutip kanal Youtube Rans Entertainment.

Pekerjaan pertama setalah sampai di Jakarta adalah sebagai telemarketing, yang menawarkan produk lewat telepon dengan Rp600 ribu. Namun, dua bulan bekerja ia memutuskan untuk keluar.

Setelah itu, ia tinggal di Turki selama dua tahun dan bekerja di salah satu penyedia Telekomunikasi terbesar di Turki yaitu Turkicell.

Setelah kembali dari Turki, HM Fitno mulai merintis usaha. Ia merintis usaha di bidang telekomunikasi. Dikutip dari merdeka.com, lewat perusahaannya tersebut ia menjadi penyedia hosting netral terbesar untuk cakupan indoor telekomunikasi Tanah Air. Selain itu, perusahaannya juga merupakan pemasok solusi sistem antara terdistribusi (DAS) in-building dan menyediakan layanan penyewaan DAS kepada seluruh operator telekomunikasi besar di Indonesia.

Tak hanya bidang telekomunikasi, ia melebarkan sayap bisnisnya di jaringan hotel yang tersebar di sejumlah daerah di Indonesia. Fitno juga memiliki beberapa bisnis restoran bernama Kampoeng Bangka. Bisnis yang lain yaitu bidang fesyen dan e-commerce.

Sosoknya kini sukses menjadi pengusaha. Ia menjelma sebagai konglomerat. Walaupun kaya raya, sosoknya tetap dermawan. HM Fitno memiliki kebiasaan gemar sedekah. Ia kerap membagikan uang kepada orang-oran yang membutuhkan.

“Jangan lupa tetap sedekah, walau saya menikmati seperti ini (hidup bergelimang harta) jangan lupa ingat orang-orang di luar sana,” ucap HM Fitno.

Ditengah berlimpahnya harta, Fitno justru tidak bisa lepas dari kesan sederhana. Kesan sederhana tersebut terlihat dari beberapa unggahan Fitno yang memakai sarung untuk aktivitasnya di rumah.

(Sitha/diolah dari berbagai sumber).

Facebook Comments

Tinggalkan Komentar

%d blogger menyukai ini: