BERANDA BERITA UMROH UTAMA

Jamaah Umrah Dilarang Pakai Ihram, Ini Penjelasan Pemerintah Arab Saudi

Ilustrasi gambar Masjidil Haram Makkah dari kejauhan. Foto: Dok Pixabay
   

Jakarta, Hajinews.id – Karena pandemi Covid-19, Pemerintah Arab Saudi melarang jamaah yang baru tidak ke Tanah Suci langsung mengenakan pakaian Ihram. Hal ini karena jamaah harus menjalani karantina selama tiga hari di hotel.

Kepala Perencanaan dan Strategi Kementerian Haji dan Umrah, Amr Al-Maddah mengatakan, setelah masa karantina berakhir di hotel, selanjutnya perusahaan Umrah akan membawa jamaah Umrah ke Miqat terdekat untuk mengenakan pakaian Ihram dan melanjutkan ritual dengan menjalani rukun-rukun Umrah.

Lanjut Amr Al-Maddah, kegiatan Umrah kembali dimulai pada 1 November nanti. Akan ada sekitar 20.000 jamaah, baik penduduk setempat maupun warga asing, dapat melakukan ritual setiap hari dengan aturan jarak sosial yang ketat.

Aplikasi Eatmarna telah diunduh sekitar 3 juta kali dan lebih dari 1,4 juta orang telah mengajukan izin. Lebih dari satu juta izin telah dikeluarkan untuk umrah dan salat di Masjidil Haram.

Al-Maddah mengatakan jika terjadi peningkatan infeksi, pihak berwenang dapat membatasi jumlah jamaah di titik mana pun seperti dikutip ArabNews.com, Rabu (28/10/2020). (mh)

Facebook Comments

Tinggalkan Komentar

%d blogger menyukai ini: