BERANDA BERITA DAKWAH MOTIVASI UTAMA

Cara Menikmati Dunia

(Cahaya Islam)
   

Hajinews.id – Cara terburuk menikmati dunia adalah dengan menjadikan dunia sebagai pusat keinginan kita. Demikian kata sebagian guru. Sikap ini mendorong seseorang menghabiskan waktunya hanya untuk kepentingan perut dan hawa nafsu kesenangan.

Dilansir dari republika, banyak ulama yang tidak mengingkari dunia, dalam arti, mereka mengambil dari dunia seperlu saja. Adapun yang dimilikinya ia keluarkan untuk keperluan orang banyak. Bahkan, dalam Risalah Qusyairiyah, sering disebutkan bahwa para ulama itu memilki pembantu, terkadang pembantu itu dibebaskan oleh karena kesalahannya,bukan dihukum. Ini menunjukkan sikap kemurahan hati dan kelapangan jiwa.

Inilah makna zuhud sebenarnya, bahwa kita tidak terlena oleh kepemilikan dan kita pun tidak hina karena ketidakpunyaan.

Mengutip tulisan Taufik Sentana, Sungguh, kehidupan dunia dan kota yang sibuk telah melalaikan kita dari makna utama dunia. Padahal bisa jadi, kelalaian kita itu karena kebodohan diri dan kesombongan untuk terus belajar. Kesibukan dan kepentingan hidup telah merusak cara kita membuat prioritas dan memilah hal yang utama.

Padahal, bagian dari dunia adalah makan dan pakai.Bila kita telah menyesuaikan porsinya untuk diri kita, maka kita bisa berbagi dalam menikmatinya. Bisa lewat infaq dan wakaf atau lembaga lembaga pendidikan yang menjanjikan “pahala mengalir” bagi siapa yang melakukannya.

Itulah cara menikmati dunia.Mengambil seperlunya dan tidak menguasai hati kita. Nyatalah bahwa kita hanya musafir di tandus dunia, berteduh sesaat dan melanjutlan perjalanan.

 

 

Facebook Comments

Tinggalkan Komentar

%d blogger menyukai ini: