BERANDA DAKWAH

Azab Kubur Karena Kencing

Azab Kubur Karena Kencing
   

Azab Kubur Karena Kencing

Seringkali kita merasa telah mencuci kemaluan kita dengan bersih dan benar. Bersih belum berarti suci, Hal ini penting agar amal ibadah kita diterima.

Dalam ilmu fiqh ada sebuah istilah tentang mencuci kemaluan setelah buang air, yang disebut istibro, yaitu menghabiskan sisa kotoran atau air kencing hingga yakin sudah benar-benar keluar semua.

Hal ini sangat perlu karena kebanyakan siksa kubur karena tidak bersih nya dalam mencuci kemaluan.

Dari Abu Hurairah radhiyallahu ‘anhu, ia berkata, Rasulullah shallallahu ‘alaihi wa sallam bersabda, “Bersihkanlah diri dari kencing. Karena kebanyakan siksa kubur berasal dari bekas kencing tersebut.”
(HR Ad Daruquthni dan Al Hakim)

Dalam kitab kitab para imam madzhab banyak dijelaskan bagaimana cara membersihkan kemaluan kita dengan benar.

Lelaki dan wanita berbeda caranya. Bukan dibasuh sekadarnya dengan air dan asalkan bersih.

UNTUK LELAKI:

  1. Selepas membuang air kecil, Maka berdehem dua atau tiga kali supaya air kencing betul-betul sudah habis keluar.
  2. Setelah itu urutlah kemaluan dari pangkal ke ujung beberapa kali,dengan tangan kiri, sehingga tiada lagi air kencing yang berada dalam saluran.Kemudian basuhlah dgn air sampai bersih.

UNTUK WANITA:

Apabila membasuh kemaluannya, hendaklah ia berdehem dan pastikan dicuci bagian dalamnya yaitu menempatkan ujung jari jari tangan kiri di area ‘Aanat nya (antara anus dan farji) dengan mengurutnya perlahan dengan jari tengah dan diputar-putarkan sewaktu disiram air bersih.

Jika istinja’ dengan tisu mka diperbolehkan asalkan tidak menggunakan kertas-kertas yang terdapat tulisan asma Allah seperti dalam keterangan kitab al-Ii’aab.

Syarat istinja’ dengan tissu dan sejenisnya hendaklah dilakukan sebelum kotoran kering, dan kotoran itu tidak mengenai tempat lain selain tempat keluarnya. Jika kotorang itu sudah kering atau mengenai tempat selain tempat keluarnya, maka tidak sah lagi istinja’ dengan tissu, tetapi wajib dengan air.

Sudah benar atau tidak kah cara membersihkan kemaluan kita selama ini? Kalau belum benar, mari bersama2 kita betulkan supaya diri kita bersih dengan cara yang benar. Karena telah dijanjikan azab kubur bagi mereka yang tidak istibro’ (menyucikan diri dengan sempurna baik hadas kecil/hadas besar).

Wallahua’lam.

Facebook Comments

Tinggalkan Komentar

%d blogger menyukai ini: